Perbedaan Mikroorganisme Lokal (MOL) Nasi Basi dan Effective Microorganisms 4 (EM-4) sebagai Bioaktivator terhadap Kecepatan Proses Pengomposan Daun
Abstract
Limbah organik berupa daun merupakan salah satu jenis sampah domestik yang belum tertangani secara optimal, padahal berpotensi diolah menjadi kompos yang berguna. Proses pengomposan secara alami cenderung memerlukan waktu yang lama, sehingga penggunaan bioaktivator menjadi solusi potensial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) berbahan dasar nasi basi dibandingkan dengan EM-4 dalam mempercepat proses pengomposan daun. Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan desain posttest only control group design. Data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap waktu pengomposan dan kualitas kompos berdasarkan parameter fisik, kemudian dianalisis secara statistic menggunakan uji T. Hasil analisis menunjukkan bahwa MOL nasi basi secara signifikan mempercepat waktu pengomposan rata-rata 15 hari dibandingkan dengan EM-4 26 hari, dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa MOL nasi basi efektif dan efisien sebagai bioaktivator alternatif berbasis limbah rumah tangga. Penelitian ini memberikan rekomendasi penerapan MOL sebagai strategi pengelolaan limbah organik di tingkat rumah tangga dan komunitas berbasis sumber daya lokal.
