Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan
https://proceedings.ums.ac.id/lppik
<p>Proceeding Title: <strong>Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan<br /></strong>Organizer: Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan, Universitas Muhammadiyah Surakarta<br />ISSN (Online): <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20240530301116828" target="_blank" rel="noopener">3048-0272</a></p> <p>Seminar Nasional dan Call for Paper Pengembangan Dakwah, Pondok Al Islam dan Kemuhammadiyahan adalah sebuah acara akademik yang bertujuan untuk mengumpulkan dan mempublikasikan makalah-makalah penelitian terbaru di bidang dakwah dan pendidikan. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kajian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang dakwah dan pendidikan. Menjadi forum pertukaran informasi, ide, dan temuan penelitian antara akademisi, praktisi, dan mahasiswa. Memfasilitasi penerbitan karya ilmiah melalui prosiding yang terakreditasi.</p>en-US[email protected] (Mujazin)[email protected] (Mujazin)Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700OJS 3.3.0.20http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Front Matter
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6230
<p>Puji syukur ke hadirat Allah atas rahmat dan hidayah-Nya, Proceeding Seminar Nasional dengan tema "Mewujudkan Pesantren sebagai Pusat Kaderisasi Ulama dan Pusat Kemandirian Ekonomi" ini dapat hadir sebagai salah satu ikhtiar untuk mendiskusikan peran strategis pesantren dalam membentuk kader ulama yang unggul sekaligus menguatkan kemandirian ekonomi. Seminar yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Dakwah dan Pendidikan (PSDP)-Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam, dan Kemuhammadiyahan-ini menjadi wadah bertemunya para akademisi, praktisi, dan pengasuh pesantren untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menjawab tantangan zaman. Harapannya, pesantren tidak hanya menjadi pusat keilmuan agama, tetapi juga laboratorium ekonomi umat yang berkelanjutan.</p> <p>Pesantren sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia memiliki peran ganda: sebagai benteng moral-spiritual dan agen perubahan sosial-ekonomi. Dalam konteks ini, kaderisasi ulama dan penguatan ekonomi pesantren harus berjalan sinergis, menciptakan generasi yang tidak hanya menguasai ilmu agama secara mendalam, tetapi juga memiliki kecakapan dalam mengelola sumber daya ekonomi secara mandiri. Proceeding ini memuat berbagai pemikiran, hasil penelitian, dan praktik terbaik yang dapat menjadi referensi bagi pengembangan pesantren di masa depan.</p> <p>Akhirnya, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan seminar dan penyusunan proceeding ini, khususnya para narasumber, penulis artikel, dan panitia yang telah bekerja keras. Semoga karya ini dapat memberikan manfaat bagi penguatan peran pesantren dalam mencetak ulama pejuang dan penggerak ekonomi umat. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk perbaikan di masa mendatang.</p>M Mujazin
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6230Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700How Does The Educator's Character Influence Islamic Education?
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6231
<p>This article examines how the character of educators affects Islamic education. This study is important because educators1 are examples for students. The character2 of the educator must be in accordance with what is taught in Islam, so that it does not become a conflict with students when the character of the educator deviates from what it should be. Teachers who are able to connect religious teachings with everyday life have great potential to influence students' mindsets and attitudes. This research method uses literature study research, which is a series of activities related to collecting library data, reading, analyzing and managing information obtained from various literacy sources . The results of the research obtained an explanation related to the concept of how the character of educators affects Islamic education3. The character of educators must be in accordance with Islamic teachings sourced from the Qur'an, Hadith, opinions of scholars and educational figures. It is hoped that future researchers can study and develop educators even better by adjusting to the development of information and communication technology or the times.</p>Aulia Rahmania, Tyan Khoirunnissa, Dinar Ratna Sari
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6231Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Peran "Iqra": Menjembatani Spiritualitas dan Pengetahuan dalam Tradisi Islam
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6232
<p>Membaca memegang posisi sentral dalam pencarian ilmu pengetahuan menurut ajaran Islam. Wahyu pertama dalam Al-Quran menekankan pentingnya dengan perintah "Iqra" (bacalah), menunjukkan bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban mendasar bagi setiap Muslim. Artikel ini mengeksplorasi implikasi teologis dan praktis dari membaca sebagai sarana untuk terhubung dengan petunjuk ilahi dan maju dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tindakan membaca menjadi jembatan antara pertumbuhan spiritual dan intelektual, menginspirasi pengabdian religius dan eksplorasi ilmiah.</p>Novia Eka Della Safitri, Mafhfirlana Ariesanti Adini, Azzahra Tasya Maharani, Diah Ayu Nurvita
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6232Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Peran Akal dalam Menafsirkan Wahyu untuk Memahami Tujuan Penciptaan
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6233
<p>Pemahaman tentang tujuan penciptaan manusia menjadi isu fundamental dalam studi teologi Islam. Artikel ini mengkaji peran akal dalam menafsirkan wahyu sebagai upaya memahami tujuan penciptaan, dengan meninjau sinergi dan batasan antara keduanya. Penelitian dilakukan melalui analisis literatur yang mengacu pada pemikiran tokoh-tokoh utama seperti Muhammad Iqbal dan M. Quraish Shihab. Temuan menunjukkan bahwa akal memiliki fungsi strategis dalam menganalisis wahyu, namun tetap tunduk pada otoritas wahyu sebagai sumber kebenaran absolut. Penelitian ini juga mengungkap bahwa batasan akal menjadi penting dalam menjaga interpretasi yang konsisten dengan nilai-nilai wahyu. Kesimpulannya, sinergi antara akal dan wahyu menawarkan pendekatan yang holistik dalam memahami tujuan penciptaan, memberikan kontribusi signifikan pada studi teologi Islam kontemporer.</p>Onic Agustino, Abhinaya Rajendra Putra Normansyah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6233Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Perspektif Islam dan Sains: Menganalisis Dampak Perubahan Iklim terhadap Kehidupan dan Tanggung Jawab Manusia
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6234
<p>Perubahan iklim merupakan tantangan global yang memengaruhi keseimbangan ekosistem dan kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai- nilai ekologi Islam, seperti khalifah, mizan, dan amanah, sebagai landasan etis dalam menghadapi isu perubahan iklim. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka, data dikumpulkan dari buku, jurnal, dan dokumen terkait untuk menganalisis bagaimana ajaran Islam dapat diintegrasikan ke dalam langkahlangkah mitigasi perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai ekologi Islam memberikan kerangka moral yang mendukung tindakan praktis seperti pengurangan jejak karbon, konservasi sumber daya alam, dan pengelolaan limbah. Fatwa-fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga memiliki peran penting dalam mendorong kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai-nilai Islam melalui kebijakan publik, pendidikan, dan inisiatif berbasis komunitas dapat memperkuat harmoni antara manusia, agama, dan lingkungan. Pendekatan ini memberikan landasan moral yang kokoh untuk mendorong mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan antara manusia, agama, dan lingkungan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap mitigasi perubahan iklim.</p>Affan Ilham Arsyila, Nursaid Fadilah Rohman
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6234Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700What Role Does the Concept of Reading Play in The Pursuit of Knowledge in Islam?
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6235
<p>Aktivitas membaca memiliki peran penting dalam perkembangan pengetahuan dan peradaban, baik dalam perspektif Islam maupun dalam konteks kemajuan masyarakat secara umum. Surah Al-Alaq ayat 1-5, sebagai wahyu pertama yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW, memerintahkan umat Islam untuk membaca sebagai sarana untuk memperoleh ilmu dan memperdalam pemahaman tentang dunia dan kehidupan. Artikel ini menganalisis makna dan implikasi perintah membaca dalam Surah Al-Alaq sebagai landasan untuk membangun peradaban Islam yang maju melalui pendekatan literatur dan tafsir. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis tinjauan pustaka, penelitian ini menggali penafsiran ayat tersebut melalui Tafsir Al-Misbah oleh Quraish Shihab dan Tafsir Al-Azhar oleh Buya Hamka, serta karya-karya ilmiah dari Ziauddin Sardar yang menekankan pentingnya membaca sebagai pondasi ilmiah masyarakat Muslim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membaca tidak hanya terbatas pada teks tertulis, tetapi juga mencakup pemahaman tanda-tanda Allah di alam semesta, yang semuanya bertujuan untuk memperdalam iman, meningkatkan pengetahuan, dan memperkuat amal perbuatan sesuai dengan ajaran Islam. Sebagai penutup, artikel ini menegaskan bahwa membaca adalah pintu gerbang utama untuk memperoleh ilmu yang bermanfaat, yang tidak hanya mendukung perkembangan intelektual tetapi juga pertumbuhan spiritual umat Islam.</p>Nuha Zahrah Azizah, Zilmi Hidayati, Fitriya Ainur Rohmah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6235Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Integrasi Nilai-Nilai Keindahan dalam Pendidikan Islam Menurut Perspektif Filosofis dan Praktis
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6236
<p>Pendidikan Islam sebagai upaya untuk membentuk individu yang holistik, tidak hanya memfokuskan pada pengembangan intelektual, tetapi juga moral dan spiritual. Keindahan dalam Islam, yang tercermin dalam nilai-nilai harmoni, keseimbangan, dan keteraturan, memiliki potensi besar untuk memperkaya pendidikan Islam dan membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi nilai-nilai keindahan dalam pendidikan Islam, baik dari perspektif filosofis maupun praktis. Berdasarkan analisis literatur, ditemukan bahwa meskipun keindahan dalam Islam diakui secara teologis, dalam praktiknya, nilai-nilai estetika ini sering kali terabaikan dalam kurikulum pendidikan Islam modern. Kesenjangan antara teori dan praktik ini diidentifikasi sebagai faktor utama yang menghambat implementasi nilai-nilai keindahan dalam pendidikan. Penelitian ini menawarkan beberapa rekomendasi untuk mengatasi kesenjangan tersebut, antara lain melalui pengembangan kurikulum yang lebih inklusif, pelatihan guru, penggunaan media pembelajaran berbasis seni, serta penciptaan lingkungan belajar yang estetis. Integrasi nilai-nilai keindahan dalam pendidikan Islam dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkaya karakter peserta didik, dan memperdalam penghayatan terhadap ajaran Islam.</p>Intan Septi Rahayu, Elen Dwi Utari
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6236Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Iqra' in Surah Al-'Alaq: Foundation of Islamic Education and Its Relevance in Modern Learning
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6237
<p>This study explores the relevance of the Iqra' principle in Surah Al-'Alaq and its integration into modern educational frameworks. Iqra', which encompasses intellectual, spiritual, and ethical dimensions, is interpreted beyond mere reading, encouraging reflection, observation, and a deeper understanding of the world. The research analyzes how these principles can contribute to the development of holistic educational approaches in the 21st century, emphasizing critical thinking, collaboration, and adaptability. The study finds that Iqra' aligns well with modern educational methods, such as project- based learning and blended learning, which promote active engagement and independent research. The integration of technology into these methodologies is discussed, highlighting the challenges of digital literacy and the need for ethical values in education. The findings suggest that Iqra' can serve as a foundation for a more ethical, value-based approach to education, addressing both cognitive and moral development. The research also emphasizes the need for future studies to explore practical models for implementing Iqra' in contemporary learning environments and to assess its long-term impact on character development and academic success. Overall, this work contributes to bridging Islamic values with modern educational demands, advocating for an education system that fosters intellectual growth while promoting ethical responsibility.</p>Alifya Zahra Tsabita, Aisyah Latika Fatmawati, Anisa Dwi Aprilia
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6237Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Aplikasi Pengetahuan Al-Qur'an dalam Sains dan Teknologi di Kehidupan Modern Saat Ini
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6238
<p>Pengetahuan Al-Qur'an sangat relevan dengan perkembangan sains dan teknologi modern. Penelitian ini mengkaji aplikasinya, dengan menyoroti keselarasan antara deskripsi Al-Qur'an tentang perkembangan manusia dan temuan embriologi kontemporer. Dengan mengintegrasikan wawasan ini ke dalam penelitian saat ini, pengetahuan Al-Qur'an menawarkan kerangka kerja untuk memahami fenomena alam sekaligus menginspirasi inovasi di berbagai bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain itu, artikel ini juga membahas pengaruh prinsip-prinsip Al-Qur'an dalam mendorong eksplorasi ilmiah dan kemajuan teknologi.</p>Sakti Yudho Kuncoro, M. Sayyid Abdillah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6238Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700How Does Islamic Education Integrate Islamic Values into The Modern Curriculum?
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6239
<p>This study explores how Islamic education integrates Islamic values into the modern curriculum. The research examines the challenges of blending traditional Islamic teachings with contemporary educational demands. Employing qualitative methods, the study highlights the strategies educators use to align Islamic principles with modern academic requirements, including thematic integration, character building, and technology adaptation. Results indicate that incorporating Islamic values enhances students’ moral development and academic performance. Future recommendations include designing teacher training programs and innovative curriculum frameworks that bridge the gap between faith and contemporary learning.</p>Fifa Chorina Azka Qonita, Nasywa Yumna, Luthfitarizha Balen Azahra, Marwa Putri Sholekah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6239Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Merangkul Keberagaman untuk Membangun Ukhuwah Islamiyah melalui "Li Ta'aarafuu"
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6240
<p>Artikel ini mengkaji konsep "Li Ta'aarafuu" dan aplikasinya dalam membina ukhuwah Islamiyah di kalangan umat Islam. Studi ini menyoroti pentingnya merangkul keragaman dalam komunitas Muslim dengan mengakui perbedaan budaya sebagai sebuah kehendak ilahi. Studi ini menguraikan metode untuk mempromosikan saling pengertian, berfokus pada keyakinan bersama, dan mempraktikkan inklusivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan-pendekatan tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kohesi komunitas dan memperkuat hubungan di antara umat Islam dari berbagai latar belakang.</p>Syahrul Matin, Intan Indri Hapsari, Robiatul Adawiyyah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6240Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Basic Concepts of Islamic Education According to the Ministry of Religion in Indonesia
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6241
<p>The article explores the fundamental concepts of Islamic education as outlined by the Ministry of Religion in Indonesia. It addresses the significance of integrating religious values into educational practices to foster moral and ethical development among students. The research employs a qualitative approach, analyzing various documents and guidelines provided by the Ministry. The findings highlight key principles such as the integration of faith and knowledge, character building, and community involvement. In conclusion, the study emphasizes the need for a holistic educational framework that aligns with Islamic teachings.</p>Happy Ariesty Sumarsana, Fristy Nur Firdausy, Nur Aisyah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6241Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Pengintegrasian Nilai-Nilai Islam ke dalam Kurikulum Kontemporer: Pendekatan Pendidikan Islam
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6242
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memahami metode dan teknik yang digunakan dalam pendidikan Islam untuk memasukkan prinsip-prinsip Islam ke dalam kurikulum masa kini. Melalui analisis berbagai model dan praktik pendidikan, penelitian ini berusaha untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat diterapkan dalam lingkungan pembelajaran modern. Makalah ini akan memberikan ilustrasi khusus tentang pengintegrasian prinsip-prinsip Islam seperti empati, keadilan, dan pengetahuan dalam bidangbidang seperti pendidikan sains atau matematika serta dalam mengejar pembelajaran sosial. Diskusi akan mencakup baik hambatan maupun peluang yang muncul dengan mengintegrasikan pengetahuan agama dan sekuler. Akhirnya, tujuan dari penelitian ini adalah untuk berkontribusi pada perdebatan yang sedang berlangsung tentang bagaimana pembelajaran Islam membentuk individuindividu holistik yang berlandaskan spiritualitas dan siap untuk kehidupan modern.</p>Khalisa Najm Khumairoh
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6242Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Pemanfaatan Teknologi untuk Pendidikan Islam yang Lebih Inklusif
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6243
<p>Artikel ini bertujuan untuk membahas peran teknologi dalam mencapai pendidikan Islam yang lebih inklusif. Perkembangan alat digital yang pesat dapat dimanfaatkan untuk menciptakan peluang yang meningkatkan aksesibilitas dan kesempatan yang sama bagi semua siswa dari berbagai latar belakang. Artikel ini menggunakan metodologi kualitatif melalui analisis literatur dan studi kasus. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa teknologi tidak hanya memfasilitasi akses ke sumber daya pendidikan tetapi juga mendukung pendekatan pembelajaran yang dipersonalisasi, membuat pendidikan Islam lebih efektif dan inklusif. Integrasi nilai-nilai Islam ke dalam penerapan teknologi memastikan pendekatan yang seimbang terhadap pendidikan modern.</p>Daffa Afryandi Widodo, Egatama Arista Damayanti
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6243Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Peran Ilmu Pengetahuan dalam Perspektif Islam: Dari Masa Keemasan hingga Era Digital
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6244
<p>Artikel ini membahas peran ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam dari masa keemasan hingga era digital. Pada masa keemasan Islam, ilmu pengetahuan berkembang pesat dengan kontribusi besar dari para ilmuwan Muslim di berbagai bidang seperti matematika, astronomi, kedokteran, dan filsafat. Prinsip integrasi antara wahyu dan akal menjadi landasan penting dalam perkembangan ini. Namun, dinamika sejarah membawa tantangan yang menghambat kemajuan ilmu pengetahuan di dunia Islam. Memasuki era digital, peluang untuk merevitalisasi semangat ilmiah Islam semakin terbuka melalui teknologi modern yang memungkinkan akses lebih luas terhadap ilmu pengetahuan. Artikel ini juga mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip Islam dapat tetap relevan dalam mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan yang etis dan berkelanjutan di era digital.</p>Rejasa Febianca Navaro
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6244Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Islamic Perspective on Reason as a Gift and Revelation on as a Guide Introduction
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6245
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara akal sebagai karunia Allah dan wahyu sebagai pedoman hidup dalam perspektif Islam, serta untuk memahami bagaimana keduanya saling melengkapi dalam membentuk kehidupan seorang Muslim. Permasalahan utama yang dibahas adalah bagaimana akal dan wahyu berkolaborasi dalam menuntun umat Islam untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis literatur, menggali referensi dari Al-Qur'an, Hadis, serta karya-karya ulama terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akal dan wahyu berfungsi saling melengkapi, dengan akal digunakan untuk menafsirkan wahyu agar relevan dengan konteks zaman, sementara wahyu memberikan pedoman yang tetap dan universal. Kesimpulannya, akal dan wahyu tidak bertentangan, melainkan bekerja bersama-sama untuk menciptakan kehidupan yang seimbang dan sesuai dengan kehendak Allah.</p>Yasmin Faisa Shofian, Bella Surya Oktaviani
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6245Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700What are The Benefits of Using Story Telling in Islamic Teaching
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6246
<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi manfaat penggunaan metode storytelling dalam pengajaran Islam. Bercerita, yang memiliki akar dalam tradisi Islam melalui kisah-kisah dalam Al-Qur'an, berfungsi sebagai alat untuk menyampaikan ajaran moral dan spiritual. Penelitian ini mengidentifikasi berbagai manfaat penggunaan storytelling, antara lain dalam meningkatkan pemahaman, retensi materi, serta keterlibatan emosional siswa. Selain itu, bercerita juga meningkatkan keterampilan bahasa, mendengarkan, dan mendorong partisipasi aktif di kalangan siswa, khususnya yang masih dalam usia dini. Penelitian ini juga menemukan bahwa storytelling dapat menanamkan nilai-nilai moral yang mendalam dan memperkuat perilaku religius siswa, serta membantu mereka menghubungkan ajaran agama dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan temuan ini, penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling bukan hanya efektif untuk meningkatkan kinerja akademik, tetapi juga untuk membentuk karakter yang baik dan etika Islam pada siswa. Dengan demikian, penerapan storytelling dalam pendidikan Islam memberikan manfaat yang signifikan dalam mendukung perkembangan kognitif, emosional, dan moral siswa.</p>Dheka Lesmana Putra, Garin Fadillah, Arhasit Dwi Cahyo
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6246Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Pendidikan berbasis Akhlak Mulia dalam Islam: Tantangan dan Peluang di Abad 21
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6247
<p>Pendidikan berbasis akhlak mulia merupakan inti dari sistem pendidikan Islam yang menekankan pembentukan karakter manusia yang berlandaskan nilai-nilai tauhid, kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Dalam konteks abad ke-21, pendidikan berbasis akhlak mulia menghadapi tantangan besar, termasuk dampak globalisasi, penetrasi teknologi informasi, dan pergeseran nilai dalam masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang dalam mengintegrasikan nilai-nilai akhlak mulia ke dalam sistem pendidikan modern. Pendekatan kualitatif berbasis literatur digunakan untuk mengeksplorasi berbagai konsep dan implementasi pendidikan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun tantangan seperti individualisme, materialisme, dan derasnya arus informasi sering kali menghambat, peluang besar tetap ada melalui pemanfaatan teknologi sebagai media dakwah, penguatan pendidikan keluarga, serta integrasi kurikulum berbasis nilai- nilai Islam di lembaga pendidikan formal dan informal. Artikel ini menyimpulkan bahwa pendidikan berbasis akhlak mulia tidak hanya relevan, tetapi juga menjadi solusi esensial dalam membangun generasi yang unggul secara intelektual dan berkarakter kuat di era modern.</p>Andre Putra Mahanza, Daffa Nashkya Ghifary, Muhammad Rajendra Aji Saputra
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6247Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700AIK sebagai Landasan Pengembangan Kecerdasan Spiritual yang Bertanggung Jawab di Lembaga Pendidikan Muhammadiyah
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6248
<p>Penyelenggaraan AIK merupakan inti utama dari lembaga pendidikan Muhammadiyah karena dalam AIK ini pandangan keagamaan Muhammadiyah dan doktrin-doktrin agama disampaikan kepada mahasiswa. AIK diharapkan sebagai landasan pengembangan kecerdasan spiritual yang bertanggung jawab di lembaga pendidikan Muhammadiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis data observasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah berupa indikator, faktor-faktor-langkah-langkah, dan manfaat dari AIK sebagai landasan kecerdasaan spiritual dan idikator dari karakter bertanggung jawab di lembaga pendidikan Muhammadiyah.</p>Muh Syaifudin Ardiansyah, Rizky Okta Ardhana, Anas Luthfi Muhana, Muhammad Zulfan Al Rasyid, Sonny Adi Wijaya, Muhammad Sirajuddin Syafiq
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6248Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Mengeksplorasi Implementasi Nilai-Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di Perguruan Tinggi Muhammadiyah
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6249
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) di lingkungan pendidikan tinggi Muhammadiyah, dengan fokus pada kampus sebagai tempat implementasi utama. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang persepsi, praktik, dan dampak implementasi AIK. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa implementasi AIK melibatkan berbagai strategi, termasuk kurikulum formal, kegiatan ekstrakurikuler, dan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Meskipun menghadapi tantangan seperti resistensi internal dan pengaruh budaya global, implementasi AIK memberikan dampak positif yang signifikan dalam membentuk karakter, moralitas, dan tanggung jawab sosial mahasiswa. Rekomendasi untuk pengembangan selanjutnya termasuk peningkatan pemahaman dan kesadaran tentang AIK, penyesuaian kurikulum, penguatan kegiatan ekstrakurikuler, kerjasama dengan masyarakat, serta evaluasi dan inovasi terus menerus dalam program AIK. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi pemahaman tentang pendidikan berbasis nilai-nilai Islam di perguruan tinggi Muhammadiyah.</p>Muhammad Akbar Wira Sakti Saputro, Ahmad Rifsika Helta, Byas Ambiya, Alvian Fery Divando, Habib Irfan Syah
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6249Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan: Implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan Kehidupan Berorganisasi di Kampus untuk Semua Kalangan
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6250
<p>Harmonisasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi esensi dalam mengembangkan kehidupan beragama yang inklusif di lingkungan kampus. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi Program Pendidikan Kepemimpinan Lintas Agama (PKL) dan kehidupan berorganisasi sebagai sarana untuk mencapai tujuan tersebut. Melalui analisis kualitatif dan studi kasus, penelitian ini mengungkapkan beragam strategi yang digunakan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan dan kehidupan organisasi di kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PKL dapat menjadi platform efektif untuk memfasilitasi dialog antaragama dan mempromosikan kerjasama lintas kepercayaan. Selain itu, kehidupan berorganisasi di kampus juga memainkan peran penting dalam memperkuat pemahaman akan pluralitas agama dan budaya. Dengan menerapkan pendekatan inklusif dan berbasis nilai-nilai keadilan serta toleransi, kampus dapat menjadi wahana yang memperkuat hubungan antarumat beragama. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman tentang pentingnya harmonisasi antara Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam konteks pendidikan tinggi. Implikasi praktis dari penelitian ini mencakup pengembangan program pendidikan yang lebih inklusif dan berorientasi pada nilai-nilai keagamaan, serta peningkatan pemahaman akan pluralisme agama di kalangan mahasiswa dan staf kampus. Kesimpulannya, integrasi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan melalui PKL dan kehidupan berorganisasi di kampus dapat menjadi landasan yang kokoh dalam membangun masyarakat kampus yang beragam dan inklusif.</p>Farid Eka Saputra, Muhammad Farhan Musyaffa, Fajar Juni Widyanto, Reyyaldi Aprilsa Pratama, Syamaidar Danis, M. Faris Al Faruq
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6250Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Integrasi antara Dakwah dan Pendidikan dalam Strategi Muhammadiyah
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6251
<p>Makalah ini membahas integrasi antara dakwah dan pendidikan dalam strategi Muhammadiyah, sebuah organisasi Islam yang berfokus pada pembaruan sosial dan pendidikan. Dalam konteks ini, dakwah tidak hanya dipahami sebagai penyebaran ajaran Islam, tetapi juga sebagai upaya untuk membangun karakter dan moralitas melalui pendidikan. Penelitian ini mengkaji bagaimana Muhammadiyah mengimplementasikan prinsip-prinsip dakwah dalam lembaga pendidikan yang dikelolanya, seperti sekolah dan universitas, serta bagaimana pendidikan dapat menjadi sarana efektif untuk menyebarkan nilai-nilai Islam. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, makalah ini menganalisis berbagai program dan kegiatan yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam mengintegrasikan dakwah dan pendidikan, serta tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ini tidak hanya memperkuat identitas keagamaan peserta didik, tetapi juga berkontribusi pada pengembangan masyarakat yang lebih baik. Makalah ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru tentang pentingnya sinergi antara dakwah dan pendidikan dalam menciptakan generasi yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.</p>Anggun Dwi Rahmadani, Mazdhalia Yuli Haryono, Fridayyah Citari Hasana
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6251Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Peran Masjid Hj. Sudalmiyah Rais UMS dalam Pengembangan Dakwah dan Pendidikan Islam
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6252
<p>Artikel ini adalah sebuah penelitian yang membahas peran Masjid Hj. Sudalmiyah Rais dalam pengembangan dakwah dan pendidikan Islam di Kampus Muhammadiyah Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai Islam dan semangat Muhammadiyah melalui berbagai aktivitas yang diselenggarakan di masjid. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini menjelaskan bagaimana masjid Muhammadiyah melaksanakan perannya melalui kegiatan seperti kajian umum, Tabligh Akbar, Khataman Al-Quran, Gema Kampus Ramadhan, seminar, serta Gerakan Cinta Subuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Hj. Sudalmiyah Rais telah menjadi pendorong penting dalam dakwah dan pendidikan Islam yang bersifat adaptif dan inovatif.</p>Riska Ramadhani, Layly Putri Setianingrum, Putri Alifya AANZ
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6252Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Pengaruh Pendidikan Islam dan Kemuhammadiyahan terhadap Terciptanya Generasi Unggul dan Berkualitas
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6253
<p>Pendidikan Islam merupakan sistem yang komprehensif yang mencakup aspek intelektual, emosional, spiritual, dan moral. Muhammadiyah sebagai organisasi Islam modern memegang peran penting dalam pengembangan pendidikan ilmu agama dan umum yang terintegrasi. Pendidikan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial pada peserta didik, guna membangun karakter unggul sejak usia muda. Di era digital ini, Muhammadiyah juga melakukan berbagai inovasi teknologi pendidikan seperti pembelajaran daring dan penggunaan perangkat digital seperti Edutabmu. Tujuan pendekatan ini adalah mencetak generasi yang unggul secara akademis, berintegritas moral, dan kompetitif di tingkat global. Pendidikan karakter yang berbasis AIK memberikan fondasi spiritual dan etika yang kokoh sehingga generasi muda siap menghadapi tantangan zaman dengan akhlak yang baik.</p>Iffa Ayu Maharani, Zam Eila Retno Vidia Asih, Alfiyyah Salsabilla Widyas Arida
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6253Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Implementasi Nilai-Nilai Cinta Subuh dalam Membentuk Karakter Mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6254
<p>Artikel ini membahas implementasi nilai-nilai "Cinta Subuh" dalam membentuk karakter mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Gerakan Cinta Subuh bertujuan menanamkan kebiasaan melaksanakan shalat subuh berjamaah, sekaligus menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial di kalangan mahasiswa. Melalui kajian keislaman rutin, pembentukan komunitas shalat subuh, serta evaluasi berkala, UMS mengajak mahasiswa untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam kehidupan akademik dan sosial mereka sehari-hari. Meskipun terdapat tantangan seperti rendahnya kesadaran mahasiswa, pola tidur yang tidak teratur, serta minimnya pengawasan, program ini menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter. Mahasiswa yang terlibat dalam program ini menunjukkan tingkat kedisiplinan, tanggung jawab, empati, dan kepemimpinan yang lebih tinggi. Makalah ini diakhiri dengan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas program Cinta Subuh dalam membentuk karakter Islami yang holistik di kalangan mahasiswa.</p>Novita Della Sawitri, Annisah Aulia Fajarani, Nabila Dewanti
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6254Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Digitalisasi Masjid Untuk Ekonomi Kreatif: Memperkuat Peran Muhammadiyah di Era Modern
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6255
<p>Makalah ini membahas strategi digitalisasi masjid sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi jamaah dan mendukung pengembangan ekonomi kreatif, khususnya dalam lingkungan Muhammadiyah. Digitalisasi dianggap sebagai langkah strategis yang dapat menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi. Penelitian ini menguraikan berbagai strategi digital seperti pengembangan aplikasi mobile, sistem donasi digital, serta pemanfaatan media sosial, yang mampu memperluas jangkauan layanan masjid. Selain itu, dibahas pula tantangan dalam proses digitalisasi, seperti keterbatasan sumber daya manusia, dana, dan resistensi budaya. Muhammadiyah diposisikan sebagai aktor kunci yang dapat memfasilitasi proses ini melalui pelatihan, sosialisasi, dan kemitraan strategis. Kesimpulannya, digitalisasi masjid merupakan langkah penting dalam memperkuat peran keumatan Muhammadiyah di era modern serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal berbasis nilai-nilai Islam.</p>Mohammad Dhani Ramadhan, Ardi Wahyu Pramudya, Nugoho Wahyu Dewantoro, Ahmad Mardalis
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6255Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700Eksistensi Mushola Barokah Makamhaji Kartasura
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6256
<p>Mushola Barokah yang berlokasi di Kelurahan Makamhaji, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, adalah fasilitas ibadah berskala kecil yang memiliki peran penting dalam aspek sosial dan keagamaan masyarakat di sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji peran keberadaan mushola melalui pendekatan aspek keagamaan, sosial, pendidikan, dan ekonomi dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, wawancara mendalam, dan observasi partisipatif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Mushola Barokah tidak semata-mata berperan sebagai sarana ibadah, melainkan juga berfungsi sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan nonformal, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, yang mencerminkan peran multifungsi mushola dalam kehidupan komunitas lokal.</p>Afinda Handayani, Syifa Ramadhani Prihastyan, Salsabila Nurmasanti
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/lppik/article/view/6256Tue, 15 Jul 2025 00:00:00 +0700