Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
https://proceedings.ums.ac.id/rapi
<p>Proceeding Title: <strong>Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri<br /></strong>Organizer: Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta<br />ISSN (Print): <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1180428748" target="_blank" rel="noopener">1412-9612</a><br />ISSN (Online): <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/1565930288" target="_blank" rel="noopener">2686-4274</a><br />INDEXED: <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/journal/view/27069" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a></p> <p><a href="http://rapi.ums.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri (RAPI)</a> adalah seminar nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta.</p>en-US[email protected] (Wisnu Setiawan, Ph.D.)[email protected] (Wisnu Setiawan, Ph.D.)Mon, 02 Feb 2026 09:24:36 +0700OJS 3.3.0.20http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss60Front Matter
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6628
<p>Assalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu,</p> <p>Alhamdulillaahirobbil 'alamiin, dengan rahmat yang diberikan Allah Ta'ala, Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FT-UMS) telah berhasil menyelenggaran kegiatan seminar Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan Industri (RAPI) yang ke - 24 pada tanggal 4 Desember 2025. Kegiatan seminar nasional ini terselenggara setiap tahun semenjak tahun 2011, yang menunjukkan komitmen kuat FT-UMS di bidang publikasi ilmiah. Selain itu seminar ini sangat bermanfaat sebagai ajang bertukar gagasan mengenai perkembangan teknologi terkini di bidang keteknikan.</p> <p>Pada tahun 2025 ini kegiatan seminar RAPI mengambil tema: Rekayasa Masa Depan: Infrastruktur, Energi, dan Mobilitas Berkelanjutan untuk Mendukung Pertumbuhan Perkotaan Tema ini dipilih karena sangat sesuai dengan isu global yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) nomor : SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), SDG 9 (Infrastruktur & Inovasi), dan SDG 7 (Energi Bersih). Tema tersebut dipilih dengan maksud meningkatkan sosialisasi tentang SDGs dan memberikan kontribusi terkait topik Pembangunan berkelanjutan. Pada tahun ini secara total terdapat 28 makalah yang dipresentasikan secara hybrid yang terdiri atas bidang-bidang: Arsitektur, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil. Keseluruhan makalah yang dipresentasikan selanjutnya diterbitkan dalam bentuk prosiding seminar nasional yang telah memiliki ISSN.</p> <p>Atas nama Fakultas Teknik UMS, Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif para peserta yang terdiri atas: para keynote speaker, para pemakalah, dan hadirin yang telah menyemarakkan kegiatan ilmiah ini. Para peserta yang hadir dari berbagai daerah dan dari berbagai Universitas telah membuat seminar ini sangat bermakna dalam menyumbangkan ide terkait topik Pembangunan berkelanjutan di bidang keteknikan. Kami juga mengharapkan partisipasi Bapak/Ibu/saudara semua di tahun-tahun berikutnya.</p> <p>Selanjutnya, pada kesempatan ini Kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas bantuan Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, para wakil rektor, panitia, dan semua pihak yang telah mendukung kesuksesan acara Seminar RAPI ke -24 2025. Semoga Allah memberikan balasan yang lebih baik.</p> <p>Wassalaamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu.</p>Rama Rizana
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6628Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Modifikasi Perencanaan Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Busur Rangka Baja
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6629
<p>Jembatan busur merupakan jenis jembatan yang konstruksi utamanya berbentuk lengkung setengah lingkaran dan ditumpu oleh abutmen di kedua ujungnya. Bentuk busur pada jembatan dinilai lebih estetis dibandingkan jembatan rangka baja konvensional, sehingga penerapannya pada Jembatan Suromadu di daerah Surodadi–Madugowong, Kabupaten Batang, diharapkan mampu memberikan karakter visual yang khas. Tugas akhir ini bertujuan merencanakan struktur jembatan busur sesuai dengan ketentuan standar yang berlaku. Komponen yang dianalisis meliputi plat lantai, gelagar memanjang, gelagar melintang, rangka utama jembatan, ikatan angin, serta sistem sambungannya. Pemodelan dan analisis gaya dalam dilakukan dengan bantuan program SAP2000, sedangkan perhitungan detail diselesaikan menggunakan Microsoft Excel. Perencanaan mengacu pada SNI 1725:2016 dan SNI 1729:2020. Proses desain diawali dengan penentuan tebal plat lantai, yang diperoleh sebesar 230 mm. Gelagar memanjang direncanakan menggunakan profil IWF 400 x 200 x 13 x 8, sedangkan gelagar melintang memakai IWF 500 x 200 x 16 x 10. Struktur utama busur dipilih profil IWF 600 x 200 x 17 x 11, dan elemen hanger menggunakan pipa baja berdiameter 355,6 mm dengan tebal 6,4 mm. Sistem sambungan direncanakan menggunakan baut mutu tinggi tipe ASTM A490 dan ASTM 325.</p>Febriria Rahmawati, Mochamad Solikin
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6629Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Beton Berkelanjutan Berbasis GGBS dan Abu Limbah: Tinjauan Literatur atas Aspek Kinerja dan Ketahanan Material
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6630
<p>Penggunaan beton berkelanjutan menjadi salah satu upaya penting dalam mengurangi dampak lingkungan dari industri konstruksi, terutama akibat tingginya konsumsi semen Portland. Salah satu alternatif yang banyak dikembangkan adalah pemanfaatan ground granulated blast furnace slag (GGBS) dan abu limbah sebagai bahan pengganti sebagian semen. Artikel ini bertujuan untuk meninjau berbagai penelitian terkait beton berkelanjutan berbasis GGBS dan abu limbah, khususnya dari aspek kinerja mekanik dan ketahanan material. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel jurnal internasional yang diterbitkan pada rentang tahun 2020-2025. Proses penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Scopus dengan kata kunci yang berkaitan dengan beton berkelanjutan, GGBS, abu limbah, kinerja, dan durabilitas beton. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan GGBS dan abu limbah secara umum mampu meningkatkan kuat tekan, memperbaiki ketahanan terhadap lingkungan agresif, serta mengurangi penetrasi klorida dan serangan sulfat. Selain itu, pemanfaatan material limbah ini juga memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan emisi karbon dan pemanfaatan limbah industri. Dengan demikian, beton berbasis GGBS dan abu limbah memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai material konstruksi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>F Fasikhullisan, Muhammad Ismail Hasan
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6630Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Pengaruh Molaritas NaOH dan Komposisi Abu Bonggol Jagung terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Beton Geopolimer
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6631
<p>Beton geopolimer merupakan material ramah lingkungan yang memanfaatkan fly ash sebagai pengganti semen untuk mengurangi emisi CO₂ dari proses industri semen konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi molaritas NaOH dan penambahan abu bonggol jagung (ABJ) terhadap kuat tekan serta modulus elastisitas beton geopolimer. Variasi ABJ yang digunakan 0%,1%,3% dan 5% menggunakan alkali aktivator NaOH 10 M, 12M, dan 14M dengan Na2SiO3 (rasio 1:3). Pengujian kuat tekan dan modulus elastisitas dilakukan pada umur 28 hari, dengan perawatanoven suhu 60° C selama 24 jam dan steam suhu 60° C selama 14 hari kemudian perawatan dengan suhu ruang hingga 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi molaritas NaOH dan semakin besar penambahan ABJ, maka semakin baik performa mekanis beton geopolimer yang dihasilkan. Pada perawatan oven, penggunaan NaOH 10 M menghasilkan kuat tekan 25,05-32,72 MPa dengan peningkatan modulus elastisitas dari 23.447,679 menjadi 26.862,552 MPa seiring kenaikan ABJ. NaOH 12 M memberikan hasil tertinggi, yaitu kuat tekan 26,93-34,30 MPa serta modulus elastisitas 24.384,115-27.316,711 MPa. Pada perawatan steam, NaOH 10 M menghasilkan kuat tekan 25,15-30,14 MPa, sedangkan NaOH 14 M menunjukkan peningkatan menjadi 27,08-31,69 MPa dengan modulus elastisitas 24.379- 26.418 MPa. Secara keseluruhan, kombinasi NaOH 12 M dan substitusi ABJ 5% terbukti memberikan performa paling optimal. Temuan ini menegaskan bahwa abu bonggol jagung berpotensi digunakan sebagai bahan tambahan dalam beton geopolimer untuk meningkatkan sifat mekanis sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pertanian sebagai material konstruksi berkelanjutan.</p>Muhammad Ujianto, Dika Nabila Farhanah, Sri Septiana, Budi Setiawan, Nur Khotimah Handayani
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6631Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Pengaruh Penambahan Serbuk Limbah Marmer terhadap Kuat Dukung Tanah Lempung Lunak Desa Beluk Kecamatan Bayat
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6632
<p>Tanah lempung Bayat, Klaten merupakan jeni tanah lempung kohesif yaitu tanah lempung yang memiliki plastisitas cukup tinggi dan mengalami perubahan volume seiring dengan bertambahnya kadar air. Kondisi ini dibuktikan dengan hasil pengujian PI yang dilakukan didapatkan nilai PI = 38,69%. Selain itu dilihat dari keadaan jalan yang banyak terjadi kerusakan, hal ini dikarenakan kondisi subgrade jalan yang kurang baik sehingga tidak mampu mendukung kendaraan yang berada diatasnya dan juga nilai CBR tanah asli yang rendah yaitu 1,866%. Penelitian mengenai kekuatan dukung tanah dengan metode CBR diperlukan berdasarkan hasil pengujian sifat fisik dan mekanik. Bahan stabilisasi serbuk marmer dengan persentase 0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10% dari berat sampel kering udara dapat menaikkan nilai CBR. CBR Soaked dan Unsoaked digunakan untuk pengujian kualitas mekanik dan fisik. Hasil uji fisika menunjukkan adanya kenaikan batas plastis dan batas susut, namun terjadi penurunan pada kadar air, berat jenis, batas plastis, persentase lolos saringan no. 200, dan indeks plastisitas. Pada pengujian kualitas mekanik, berat volume tanah kering dan nilai CBR tanah tidak terendam meningkat sebesar 18,088%, sedangkan nilai CBR tanah terendam meningkat sebesar 4,021%.</p>Anto Budi Listyawan, Desi Fitriani, Novia Cindi Oktaviani, Qunik Wiqoyah, Agus Susanto
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6632Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Pengaruh Modifikasi Agregat Halus dengan Cangkang Kerang Darah dan Penambahan Filler Fly Ash terhadap Kinerja Beton pada Lingkungan Sulfat
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6633
<p>Lingkungan sulfat merupakan salah satu penyebab utama degradasi beton, khususnya pada struktur yang terpapar tanah, air tanah, dan air laut. Serangan sulfat memicu pembentukan senyawa ekspansif yang merusak mikrostruktur beton dan menurunkan kinerja mekanik serta durabilitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modifikasi agregat halus menggunakan cangkang kerang darah dan penambahan fly ash sebagai filler dalam upaya memperbaiki mikrostruktur material terhadap kinerja beton pada lingkungan sulfat. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi substitusi agregat halus cangkang kerang darah sebesar 0%, 3%, 5%, dan 7%, sedangkan fly ash ditambahkan tetap sebesar 20% dari berat semen. Beton dirancang dengan kuat tekan rencana 25 MPa dan rasio air-semen 0,45. Benda uji silinder direndam dalam air biasa dan larutan sulfat hingga umur 28 hari, kemudian diuji sifat segar, berat isi, dan kuat tekan. Hasil menunjukkan bahwa modifikasi agregat halus menurunkan modulus halus butir namun masih memenuhi gradasi standar. Kombinasi cangkang kerang 5% dan fly ash 20% menghasilkan kepadatan beton tertinggi dan kuat tekan maksimum pada lingkungan sulfat, yaitu 14,8 MPa. Peningkatan kadar cangkang hingga 7% menyebabkan penurunan kinerja akibat meningkatnya porositas. Hasil ini menunjukkan bahwa substitusi cangkang kerang darah pada kadar moderat dengan penambahan fly ash efektif meningkatkan ketahanan beton terhadap serangan sulfat.</p>Nur Khotimah Handayani, Alfayed Jezha Wijaya, Putra Ramadhan, Pramudya Aditya Anantatur
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6633Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Potensi Abu Eceng Gondok untuk Perbaikan Nilai California Bearing Ratio (CBR) Tanah Lempung
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6634
<p>Tanah Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar termasuk tanah lempung dengan plastisitas tinggi (CH), dengan nilai Indeks Plastis sebesar 37,83%, serta memiliki nilai California Bearing Ratio (CBR) soaked yang kecil sebesar 2,5% sehingga harus dilakukan stabilisasi tanah, agar tanah mampu menahan beban lalu lintas yang ada di atasnya. Stabilisasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah stabilisasi kimiawi dengan menggunakan abu eceng gondok dengan persentase 0%,2,5%,5%,7,5% dan 10% dari berat sampel tanah, untuk memperbaiki siat fisis dan mekanis tanah tersebut. Hasil uji sifat fisis tanah campuran, meliputi kadar air, berat jenis, batas cair, indeks plastis dan persentase lolos saringan No.200 mengalami penurunan, sedangkan nilai plastic limit dan batas susut mengalami kenaikan. Berdasarkan metode klasifikasi AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), tanah asli dan campuran termasuk kelompok A-7-6. Berdasarkan USCS(Unified Soil Classification System), tanah asli dan campuran 2,5% termasuk CH, sedangkan tanah campuran 5% sampai 10% termasuk tanah dengan plastisitas rendah (CL). Pencampuran tanah dengan abu eceng gondok menaikkan nilai berat volume kering dan menurunkan kadar air optimum( wopt), serta memperbesar nilai CBR soaked. Nilai CBR soaked pencampuran 10% abu eceng gondok mencapai 16% dan termasuk tanah yang baik untuk subgrade jalan. Berdasarkan hasil uji sifat fisis dan mekanis, maka abu eceng gondok terbukti dapat memperbaiki tanah di Desa Kemiri Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar.</p>Qunik Wiqoyah, Rahma Putri Azzahrah, Agus Susanto, Anto Budi Listyawan, Furqaan Harjanto
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6634Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Modifikasi Bentang Jembatan Surodadi-Madugowong (Suromadu) menggunakan Sistem Rangka Baja Warenn Truss
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6635
<p>Jembatan merupakan sarana transportasi yang sangat penting dalam kegiatan sehari-hari manusia. Jembatan adalah sebuah bangunan infrastruktur yang berfungsi untuk menghubungkan antara dua ruas jalan yang terputus akibat sebuah halangan geografis. Struktur rangka baja biasanya terdiri dari batang-batang baja yang disusun sedemikian rupa untuk membentuk pola truss (rangka) yang memberikan kestabilan dan kemampuan menahan beban yang efektif. Perencanaan jembatan rangka baja Warenn Truss harus di dasarkan terhadap pertaturan pemerintah SNI 1725:2016, dan SNI 1729:2020. Salah satu jembatan Rangka Baja di Kabupaten Batang adalah Jembatan Suromadu, Jembatan Suromadu sendiri merupakan salah satu jembatan yang menghubungkan antara Desa Surodadi dengan Desa Maduguwong. Pada sisi Abutment Jembatan Suromadu terdapat banyak timbunan tanah dikarenakan bentang jembatan tidak di optimalkan hingga ke sisi tebing, Maka dari itu tugas akhir ini disusun dalam rangka perencanaan perpanjangan jembatan rangka dengan desain warenn truss menggunakan bahan baja.</p>Hafiz Wira Adyatma, Mochamad Solikin
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6635Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Rancang Bangun Prototype Kompor Listrik dengan Pengatur Suhu dan Waktu
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6636
<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan masyarakat terhadap kompor gas LPG yang memiliki risiko keselamatan, seperti kebocoran gas dan potensi kebakaran. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan prototipe kompor listrik berbasis mikrokontroler ESP32S yang dilengkapi dengan fitur pengaturan suhu dan waktu otomatis untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan penggunaan. Sistem dirancang menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan prototyping. Pengukuran suhu dilakukan menggunakan sensor thermocouple tipe K yang terintegrasi dengan modul MAX6675 dan dikalibrasi menggunakan regresi polinomial untuk meningkatkan akurasi pembacaan. Sistem kendali dapat dioperasikan secara manual melalui perangkat maupun secara jarak jauh melalui Telegram Bot berbasis Internet of Things (IoT). Pada mode always on, sistem mempertahankan suhu berdasarkan nilai setpoint. Sementara itu, pada mode timer, sistem akan memutus suplai daya ketika salah satu kondisi terpenuhi, yaitu suhu telah mencapai nilai target atau durasi waktu yang ditetapkan telah berakhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu mengendalikan pemanasan elemen sesuai parameter yang ditentukan, meskipun masih terjadi overshoot akibat inersia panas. Integrasi IoT menunjukkan kinerja yang responsif dan aman dalam memberikan informasi status serta kendali jarak jauh. Secara keseluruhan, prototipe ini dapat menjadi alternatif perangkat memasak yang lebih aman dan modern dibandingkan kompor konvensional.</p>Bayu Muchlis Kurniawan, Hasyim Asyari
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6636Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Modeling for Tansformer Condition Monitoring Using IoT: Temperature and Oil Level Parameters
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6637
<p>Distribution transformer are important components in electrical system, functioning to reduce voltage from the transmission network to end users. Damage to transformeris often caused by unmonitored operations such as high temperature, low oil lvels, and trapped gas, which can disrupt the stability of the power system. Therefore, a monitoring device is needed to maintain the transformer so that it can provide maximum output, reduce the risk of failure, and extend the operational life of the transformer. This study uses a DS18B20 sensor and a VL53L0X sensor, with the DS18B20 sensor reading temperature parameters and the VL53L0X sensor measuring oil level parameters. The DS18B20 and Vl53L0X sensors are controlled by ESP32 and serve as centralized connectivity connected to Blynk. Furthermor, the Internet of Things (IoT) platform will display temperature and oil level parameters from both sensors in real time. This research produced a fairly good system. There was no difference between the readings on the LCD and the Blynk application, and indicators such as LEDs and Buzzers worked well. When the temperature or oil level exceeded the threshold, which was 4 cm for oil level and 50°C for temperature, not only did the indicators turn on, but the relay also turned on. This, it is hoped that the development of this tool can assist in monitoring transformer to extend their lifespan, thereby maximizing transformer productivity.</p>Anisha Ningrum Julitasari, Umi Fadlilah
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6637Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Sistem Monitoring dan Pengendalian Kuota Daya Listrik berbasis IoT dengan Penyimpanan EEPROM dan Proteksi UPS
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6638
<p>Energi listrik merupakan sumber daya utama dalam menjalankan berbagai perangkat elektronik dan aktivitas manusia. Namun pada lingkungan dengan pengguna daya yang banyak, konsumsi listrik sering kali tidak terkontrol sehingga menimbulkan pemborosan. Penelitian ini mengusulkan sistem monitoring dan pengendalian kuota daya listrik berbasis IoT yang memungkinkan pengguna membatasi pemakaian daya maksimum melalui smartphone. Sistem dirancang menggunakan NodeMCU ESP8266 dan sensor PZEM-004T untuk mengukur tegangan, arus, daya aktif, serta energi listrik secara real-time. Kuota daya dapat dimasukkan oleh pengguna dan nilai tersebut disimpan pada EEPROM, sehingga data tetap tersimpan meskipun alat kehilangan sumber daya atau restart. Mekanisme pemutusan listrik dikendalikan oleh Solid State Relay (SSR), sementara UPS digunakan untuk menghilangkan jeda switching agar perangkat tetap aktif saat suplai listrik terputus. Pengujian menunjukkan sistem bekerja sesuai rancangan: kuota dapat ditambah, dikurangi sesuai pemakaian, pemberitahuan buzzer muncul pada sisa kuota <10 kWh, dan listrik terputus otomatis saat kuota habis. Penyimpanan data melalui EEPROM memungkinkan perhitungan kuota tetap berlanjut setelah perangkat restart. Sistem ini berpotensi diterapkan pada rumah tangga, fasilitas umum, maupun instalasi multi-pengguna untuk mengurangi pemborosan listrik dan meningkatkan efisiensi pemakaian daya.</p>Ratnasari Nur Rohmah, A Abimanyu
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6638Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Risiko Kerusakan Motor Induksi 3 Fasa Akibat Kegagalan Isolasi dengan Metode FMEA di PLTU Tanjung Jati B
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6639
<p>Motor induksi 3 fasa merupakan komponen kritis dalam operasional PLTU Tanjung Jati B. Kerusakan motor, yang seringkali disebabkan oleh kegagalan isolasi, dapat mengakibatkan downtime operasional dan kerugian finansial yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kerusakan motor induksi 3 fasa akibat kegagalan isolasi pada Waste Water Transfer Pump dengan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA). Data primer diperoleh melalui pengukuran tahanan isolasi berdasarkan standar IEEE 43-2013, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengidentifikasi enam mode kegagalan, dengan overheating akibat arus bocor sebagai risiko tertinggi (RPN 576), diikuti oleh degradasi isolasi akibat kelembapan tinggi (RPN 504). Analisis lebih lanjut mengungkap korelasi kuat antara degradasi isolasi dengan kondisi musim hujan. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan serangkaian tindakan perbaikan, yang meliputi pemasangan motor heater, peningkatan frekuensi pemantauan, dan upgrade spesifikasi motor ke kelas isolasi yang lebih tinggi. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat meningkatkan keandalan motor, menurunkan risiko downtime, dan mengoptimalkan program pemeliharaan.</p>Gesing Jati Mahendra, U Umar
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6639Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Efektivitas Mesin Twisting di PT. X menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6640
<p>PT. X merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi benang bertekstur poliester atau yang disebut Polyester Textured Yarn (PTY). Di PT.X terdapat departemen twisting yang merupakan salah satu departemen produksi yang memproduksi benang dengan jenis twist. Di dalam departemen twisting terdapat mesin ITY (Intermingle Texture Yarn) yang memiliki permintaan produk yang sangat tinggi dan konsisten dibanding dengan mesin lainnya. Mesin ITY memproduksi benang ITY dengan bahan baku benang POY (Polyester Oriented Yarn) dan juga FDY (Full Drawn Yarn). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin ITY, mengidentifikasi penyebab yang mempengaruhi efektivitas mesin ITY, dan membuat usulan perbaikan untuk meningkatkan efektivitas mesin ITY. Data yang digunakan untuk mengetahui efektivitas mesin ITY berasal dari data operasional mesin ITY periode Januari-Desember 2024. Hasil analisis menunjukkan nilai rata-rata OEE 73%, jauh di bawah standar kelas dunia 85%. Rincian OEE menunjukkan availability rate 85%, performance rate 89%, dan quality of rate 95% yang juga masih belum memenuhi standar kelas dunia. Analisis FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) mengidentifikasi kegagalan bahan baku tidak sesuai standar sebagai mode kegagalan dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi yaitu 294. Sehingga perbaikan yang diusulkan dalam penelitian ini adalah membuat instruksi kerja untuk pemilihan bahan baku di tingkat operator.</p>Hauzan Afif Kusumastoro, Ida Nursanti
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6640Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Postur Kerja pada Pekerja Batik menggunakan Metode RULA dan WERA (Studi Kasus: UMKM Batik Mahkota Laweyan)
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6641
<p>UMKM Batik Mahkota Laweyan merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang produksi batik tulis yang berlokasi di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Proses produksi dilakukan secara manual oleh para pekerja, mulai dari tahap pemotongan, pembuatan desain, pencantingan, pewarnaan, fiksasi, pelorodan, pencucian, dan penjemuran kain. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map (NBM), muncul permasalahan berupa keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis, khususnya pada stasiun pembatikan, pewarnaan, dan pengeringan yang termasuk dalam kategori risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pekerja batik dan menilai penurunan skor Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) setelah penerapan redesign stasiun kerja berbasis antropometri dengan simulasi CATIA. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga stasiun kerja memiliki skor RULA awal sebesar 7 (risiko tinggi) dan skor WERA masing-masing sebesar 37, 37, dan 28 (risiko sedang). Setelah dilakukan perbaikan desain stasiun kerja, skor RULA turun menjadi 3 (risiko rendah) dan skor WERA menjadi 23, 23, dan 20 (risiko rendah). Perbaikan yang dilakukan meliputi desain ulang stasiun kerja pembatikan, desain ulang stasiun kerja pewarnaan, serta desain ulang dan penyesuaian tinggi jemuran kain dengan tujuan menciptakan postur kerja lebih ergonomis. Setelah perbaikan, ketiga stasiun kerja menunjukkan penurunan risiko menjadi level rendah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja.</p>Jihara Naila Nasha, Dinda Safitri Ramadhani
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6641Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Perancangan Alat Bantu Pencekaman untuk Mesin CNC Router 3 Axis di Laboratorium Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6661
<p>Dalam era industri 4.0, efisiensi dan fleksibilitas proses manufaktur menjadi kunci utama kompetitivitas. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang pencekam (fixture) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses pemesinan pada mesin CNC Router 3 Axis di Laboratorium Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta. Perancang ulang pencekam dilakukan dengan pendekatan sistematis meliputi tahapan studi pendahuluan, pengumpulan data, perancangan, pembuatan, dan pengujian alat menggunakan software SolidWorks dengan mengaplikasikan prinsip lokator 3-2-1 untuk menjamin stabilitas benda kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pencekam baru dapat mengurangi waktu setup dari 27,20 menit menjadi 9,88 menit. Selain itu, benda kerja yang dicekam menggunakan pencekam baru lebih stabil dan tidak terlepas karena matriks gaya bernilai positif. Desain pencekam yang baru berbeda dengan pencekam yang sudah ada karena mampu melakukan pemesinan untuk tiga komponen sekaligus.</p>Bayu Ahmad Wicaksono, Muhammad Abdur Rozaq, Ratnanto Fitriadi
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6661Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Perancangan Alat Bantu Pemindahan Produk menggunakan Metode Quality Function Deployment (QFD)
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6662
<p>Proses material handling di lingkungan Usaha Kecil Menengah (UKM) minimarket seringkali masih bersifat konvensional dan menghadapi kendala spesifik yang menyebabkan inefisiensi. Penelitian di Minimarket London Baby Shop, proses pemindahan produk dari gudang ke etalase dilakukan secara manual akibat keterbatasan dan ketidaksesuaian alat bantu yang tersedia. Permasalahan utama meliputi akses bertingkat (21 anak tangga) yang tidak dapat dilalui troli yang tersedia, serta area kerja dan lorong toko yang sempit (500-700 mm) menyulitkan mobilitas dan penyimpanan alat bantu. Kondisi ini menyebabkan inefisiensi, berisiko mengganggu kenyamanan pembeli, dan mengancam keamanan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat bantu pemindahan produk troli yang mampu beroperasi di medan bertingkat, mudah digunakan, efisien, dan hemat ruang. Metode yang digunakan adalah Quality Function Deployment (QFD), yang berfungsi untuk menerjemahkan kebutuhan dan keinginan pelanggan (Voice of Customer - VoC) menjadi spesifikasi teknis produk yang terperinci melalui Matriks House of Quality (HoQ). Hasil dari penelitian ini adalah desain inovatif troli yang dirancang agar dapat melewati anak tangga, dapat dilipat untuk mengatasi keterbatasan ruang, dan memiliki kapasitas angkut yang maksimal. Perbaikan ini secara signifikan meningkatkan efektivitas distribusi dan produktivitas kerja secara keseluruhan.</p>Adhi Irawan, Etika Muslimah
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6662Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Upaya Peningkatan Kualitas Keripik Belut dengan Sistem Hazard Analysis Critical Control Point dan Failure Modes and Effects Analysis
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6663
<p>Industri pangan di Indonesia berkembang pesat dengan kualitas dan keamanan produk sebagai prioritas utama. Pengendalian kualitas produk penting untuk meningkatkan mutu, kepercayaan konsumen dan reputasi pasar. Usaha Kecil Menengah (UKM) Mawar Bu Poniyah merupakan suatu usaha pengolahan makanan ringan yang berfokus pada produksinya belum menerapkan sistem keamanan pangan pada proses pengolahannya. Sistem keamanan pangan diperlukan untuk mencapai hasil olahan keripik belut yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bahaya fisik pada proses produksi keripik belut di UKM Mawar melalui pendekatan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta mengevaluasi risiko kegagalan pada titik kritis menggunakan pendekatan Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) guna menentukan upaya peningkatan kualitas produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa proses penggorengan hingga penirisan minyak, dan pengemasan teridentifikasi sebagai titik kritis dengan nilai RPN tertinggi 192 akibat potensi kontaminasi benda asing, dengan mode kegagalan utama pada penggorengan hingga penirisan minyak berupa kontaminasi fisik dan ketidaksesuaian tingkat kematangan, serta pada pengemasan berupa kemasan yang tidak tertutup rapat dan potensi kontaminasi yang membutuhkan pengawasan, terutama terkait kebersihan pekerja. Berdasarkan temuan tersebut, disusun instruksi kerja sebagai upaya pengendalian titik kritis dan panduan pelaksanaan pengawasan selama proses produksi.</p>Azzahra Prameswari, Ida Nursanti
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6663Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Perancangan Ulang Alat Ladle Pengecoran Logam menggunakan Metode Kansei Engineering (Studi Kasus: CV. Andhy Karya)
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6664
<p>Industri pengecoran logam seperti CV. Andhy Karya menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja, khususnya dalam penggunaan alat ladle pengecoran logam. Ladle yang digunakan saat ini dirakit secara sederhana dan belum memenuhi standar kenyamanan serta keamanan operator. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang ladle pengecoran logam menggunakan pendekatan Kansei Engineering, dengan fokus pada persepsi emosional dan kebutuhan pengguna. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, penyebaran kuesioner terbuka dan semantic differential, serta analisis data menggunakan Uji Pearson Product Moment, Uji Reliabilitas Cronbach's Alpha dan Analisis Deskriptif. Hasil analisis menunjukkan lima atribut desain yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan yaitu gagang yang dapat disesuaikan, pegangan tahan panas, desain ramah pengguna, tambahan pegangan bantu, dan bobot ladle yang ringan. Desain alternatif dikembangkan menggunakan software Solidworks. Rancangan ini diharapkan mampu mengurangi keluhan para pekerja, meningkatkan efisiensi kerja, dan menurunkan risiko kecelakaan kerja dan diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan alat bantu produksi yang lebih aman dan sesuai dengan keinginan pekerja.</p>Muhammad Fadly Sentosa, Muchlison Anis
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6664Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Evaluasi Kecukupan Kapasitas IPAL untuk Proses Produksi Kain Bermotif Batik di Desa Pungsari
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6665
<p>Industri kain motif batik di Desa Pungsari, Kabupaten Sragen, merupakan pilar ekonomi lokal namun menghadapi tantangan lingkungan serius akibat ketidakcukupan kapasitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara kuantitatif kecukupan kapasitas IPAL tersebut dan merumuskan model solusi untuk mengurangi terbuangnya air limbah secara langsung ke lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-eksplanatif dengan pengumpulan data lapangan selama 10 hari dan pemodelan sistem menggunakan simulasi diskrit dengan perangkat lunak Anylogic. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total limbah harian sebesar 643 m3, IPAL saat ini dengan kapasitas 373 m3 hanya mampu mengolah 58% dari total limbah. Hal ini menyebabkan 42% sisa limbah, atau sekitar 270 m3 per hari, meluap ke lingkungan tanpa pengolahan maksimal dan mengonfirmasi adanya masalah kelebihan beban yang signifikan. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini merumuskan tiga model perbaikan. Solusi pertama adalah perbaikan manajerial melalui penjadwalan pembuangan limbah untuk meratakan beban puncak tanpa biaya infrastruktur. Dua solusi lainnya berbasis infrastruktur dengan penambahan IPAL baru berkapasitas 800 m$^3$/hari, yang mampu meningkatkan kapasitas total menjadi 1.173 m3/hari. Model infrastruktur tersebut diusulkan dalam dua konfigurasi yaitu sistem paralel untuk menjamin keandalan dan fleksibilitas operasional, serta sistem seri yang dirancang untuk menghasilkan kualitas air olahan yang lebih baik melalui pengolahan dua tahap.</p>Naufal Roihan Kamal, Ida Nursanti
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6665Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Risiko Kelelahan Kerja dan Perbaikan Tata Letak Produksi di Industri Pandai Besi
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6666
<p>Penelitian ini berfokus pada analisis risiko kelelahan kerja dan perbaikan tata letak produksi di industri pandai besi di Koripan, Polanharjo, Klaten, Jawa Tengah. Aktivitas produksi yang bersifat manual dan berulang menimbulkan risiko kelelahan kerja serta inefisiensi tata letak fasilitas. Pekerja pada industri pandai besi ini mengalami masalah seperti cepat lelah, nyeri punggung, peningkatan detak jantung, gangguan konsentrasi menjelang akhir kerja, serta jarak alat yang jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelelahan pekerja menggunakan metode Cardiovascular Load (CVL) serta menyusun usulan perbaikan tata letak produksi dengan Activity Relationship Chart (ARC). Metode pengumpulan data denyut nadi menggunakan Pulse Oximeter selama 10 hari kerja dan wawancara mendalam pada pemilik industri pandai besi untuk pemetaan hubungan aktivitas kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa pekerja mengalami kelelahan dengan kategori ringan hingga sangat ringan, dengan nilai %CVL berkisar antara 23% hingga hampir 39%. Solusi untuk mengatasi kelelahan, diberikan usulan berdasarkan identifikasi menggunakan fishbone diagram dengan kategori man, method, machine, dan environment. Melalui analisis ARC, ditemukan aliran kerja bolak-balik yang menambah beban kerja. Sebagai solusi, peneliti memberikan usulan perbaikan tata letak dengan memindahkan stasiun kerja tungku air, pemilihan & pemotongan bahan, dan gudang menggunakan metode BLOCPLAN. Rekomendasi ini diharapkan dapat mengurangi jarak perpindahan alat, mengurangi beban kerja fisik, dan meningkatkan efisiensi produksi.</p>Salsabila Essa Nur Rohimah, Muchlison Anis
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6666Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Upaya Peningkatan Kualitas Produk Gula Merah di Desa Sengir, Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta menggunakan Metode Taguchi
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6667
<p>Desa Sengir yang terletak di Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Yogyakarta, dikenal sebagai salah satu desa yang memproduksi gula merah. Lingkungan alam desa yang subur dan banyaknya pohon kelapa mendukung berkembangnya industri gula rumahan. Namun, proses produksi yang masih tergolong tradisional menyebabkan kualitas tidak konsisten terutama pada warna, aroma, maupun rasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan komposisi parameter proses produksi, yang mempengaruhi kualitas gula merah untuk mengurangi jumlah produk cacat. Penelitian ini melakukan eksperimen menggunakan metode Taguchi dan dengan objektif smaller is better. Faktor yang mempengaruhi kualitas gula merah adalah warna, aroma dan rasa. Kombinasi yang optimal untuk menghasilkan gula merah adalah dengan suhu perebusan 80℃, pengadukan setiap empat menit dan waktu proses 2,5 jam. Parameter ini diharapkan menjadi acuan guna meningkatkan kualitas secara konsisten dan dapat meningkatkan keuntungan gula merah di desa Sengir.</p>Anik Mariyani, Ida Nursanti
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6667Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Implementasi Strategi Digital Marketing dengan Metode RACE (Reach, Act, Convert, Engage) (Studi Kasus: UMKM Aria Meubel)
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6668
<p>Perkembangan pemasaran digital membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan media sosial dan platform daring. Namun, banyak UMKM belum mampu mengadopsi strategi pemasaran digital secara optimal sehingga promosi masih bergantung pada metode konvensional seperti mulut ke mulut dan pameran yang berdampak pada rendahnya jangkauan audiens dan efektivitas promosi. Penelitian ini berfokus pada implementasi strategi digital marketing menggunakan metode RACE (Reach, Act, Convert, Engage) sebagai kerangka untuk mengelola alur pemasaran digital secara terstruktur. Objek penelitian ini adalah UMKM Aria Meubel, yang sebelumnya hanya memanfaatkan WhatsApp dan Google Maps sebagai media pemasaran digital dan selebihnya masih pemasaran konvensional. Metode RACE pada penelitian ini diimplementasikan selama 12 minggu dimulai dari pemanfaatan media sosial Instagram dan TikTok untuk membangun brand awareness serta meningkatkan jangkauan dan interaksi audiens. Kemudian dilakukan pemanfaatan marketplace Shopee untuk memfasilitasi transaksi digital dan diikuti dengan testimoni pelanggan sebagai langkah menjaga hubungan dan loyalitas pascapembelian. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap Reach didapatkan total 260 followers dan 30.799 views pada Instagram, serta 242 followers dan 25.729 views pada TikTok. Tahap Act didapatkan 1.348 likes, 5 comments, dan 185 shares pada Instagram, serta 1.148 likes, 47 comments, dan 230 shares pada TikTok. Tahap Convert menghasilkan 5 transaksi dengan nilai penjualan sebesar Rp8.912.500 melalui Shopee, sementara tahap Engage menghasilkan 5 testimoni melalui media sosial ataupun Shopee. Dengan demikian, penerapan metode RACE terbukti efektif dalam membangun brand awareness, menjangkau pasar yang lebih luas, membangun interaksi, transaksi, serta membentuk loyalitas pelanggan di UMKM Aria Meubel.</p>Khoiru Nisa Tri Wulandari, Munajat Tri Nugroho
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6668Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi dan Kulit Singkong menjadi Biobriket sebagai Sumber Energi Alternatif
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6669
<p>Pemanfaatan limbah biomassa sebagai sumber energi alternatif dapat mendukung ketahanan energi nasional dan pengelolaan limbah pertanian. Limbah kulit kopi dan kulit singkong merupakan biomassa yang melimpah tetapi belum dimanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku briket arang. Penelitian ini bertujuan untuk membuat biobriket dengan campuran kulit kopi dan kulit singkong serta menilai karakteristiknya melalui analisis proksimat dan ultimat. Pembuatan briket dilakukan melalui proses pirolisis pada suhu 500℃ selama 2 jam, arang yang dihasilkan kemudian dihaluskan dan disaring menggunakan ayakan 75 mesh. Komposisi campuran arang kulit kopi dan arang kulit singkong yang digunakan (100:0, 80:20, 60:40, 40:60, 20:80, dan 0:100), dengan menggunakan perekat tapioka pada perbandingan 4:2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pirolisis dan variasi komposisi bahan memberikan dampak signifikan terhadap karakteristik briket yang dihasilkan. Briket yang banyak mengandung arang kulit kopi memiliki kandungan karbon tetap tertiggi (54,964%) serta nilai kalor tertinggi (6415,4057 kal/g), sedangkan briket dengan tambahan kulit singkong meningkatkan kadar zat mudah menguap (30,668%) dan kadar air, tetapi menurunkan nilai kalor (5944,6799 kal/g). Secara keseluruhan, briket yang didominasi oleh arang kulit kopi memberikan nilai kalor dan kestabilan pembakaran yang lebih baik. Hal ini menunjukkan bahwa campuran biomassa kulit kopi dan kulit singkong memiliki potensi untuk menghasilkan biobriket yang efisien dan layak dijadikan sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan.</p>Yuliza Nuryanti, Ahmad Tawfiequrrahman Yuliansyah, Joko Wintoko
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6669Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Pengaruh Komposisi Inlet Fuel Gas terhadap Nilai Kalor dan Efisiensi Pembakaran di Gas Engine Generator (GEG) di PT. X
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6670
<p>Gas alam merupakan sumber energi penting dalam sektor industri dan pembangkitan listrik, dengan karakteristik pembakaran lebih bersih dibandingkan minyak atau batu bara. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi komposisi inlet fuel gas terhadap nilai kalor dan efisiensi pembakaran pada Gas Engine Generator (GEG) di PT.X. Data komposisi gas diukur menggunakan Gas Chromatography (GC) selama tiga hari berturut-turut (11-13 Agustus 2025), dengan fokus pada mole fraction hidrokarbon (C1-C6+) dan komponen non-combustible (N2, CO2, H2S). Parameter kualitas gas seperti Lower Heating Value (LHV), Higher Heating Value (HHV), Wobbe Index (WI), faktor kompresibilitas (Z), Specific Gravity (SG), serta efisiensi pembakaran (EFF) dihitung berdasarkan standar ISO 6976:2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa efisiensi operasional harian berfluktuasi antara 38,58% hingga 47,21% dengan standar deviasi efisiensi sebesar 4,3230%. Temuan utama mengungkapkan adanya anomali di mana nilai LHV tertinggi pada 13 Agustus (1.011,0 Btu/cuft) tidak menghasilkan efisiensi maksimal, yang mengindikasikan ketidakefektifan konversi energi akibat rasio udara-bahan bakar yang tidak ideal. Hasil perbandingan antarwilayah menegaskan bahwa kadar metana CH4 adalah determinan utama; wilayah Natuna dengan kadar metana 90% mencapai efisiensi tertinggi (46,56%), sementara PT. X dengan kadar 78,18% memiliki efisiensi lebih rendah (42,86%). Kesimpulannya, performa GEG di PT. X saat ini masih berada di bawah ambang batas standar European Commission 2017 (73,4%-74,2%). Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi fuel trimming dan optimasi sistem kontrol untuk memitigasi dampak impuritas gas guna meningkatkan stabilitas dan efisiensi energi secara berkelanjutan.</p>Dwi Halimah Khayyirah, Alimatun Nashira
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6670Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Efisiensi Perpindahan Panas pada Gas Cooler di Fasilitas Pemisahan Migas Perusahaan X
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6671
<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi keterkaitan antara efisiensi perpindahan panas dengan pressure drop serta variasi temperatur pada sistem gas cooler yang digunakan di fasilitas pemisahan minyak dan gas. Analisis disusun dengan mempertimbangkan kapasitas panas spesifik gas (Cp) yang bergantung pada temperatur, sehingga hasil perhitungan efisiensi lebih representatif terhadap kondisi operasi aktual. Data diperoleh dari catatan operasi harian selama tiga hari dengan interval dua jam, mencakup parameter temperatur dan tekanan gas masuk–keluar, laju alir massa, serta temperatur udara ambien. Perhitungan efisiensi dilakukan dengan membandingkan energi panas masuk dan keluar gas cooler, sedangkan hubungan antarvariabel diuji menggunakan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi penurunan panas aktual berkisar antara 25–59%, dengan rata-rata sebesar 46,79%, lebih rendah dibandingkan nilai desain 71%. Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif sangat kuat (r = 0,9976) antara perbedaan temperatur (ΔT) dan efisiensi, serta hubungan sangat lemah (r = 0,1024) antara pressure drop (ΔP) dan efisiensi. Faktor eksternal seperti kondisi mekanik dan frekuensi perawatan juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja alat. Secara keseluruhan, peningkatan stabilitas operasi dan perawatan rutin disarankan untuk meningkatkan efisiensi sistem pendingin gas hingga mendekati nilai desain.</p>Adila Dwi Fauziyyah, Alimatun Nashira
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6671Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Kinerja Low Pressure Separator pada Unit Produksi Minyak dan Gas di PT. X, Indonesia
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6672
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja low pressure separator dua fasa pada unit produksi minyak dan gas di PT.X, yang berfungsi memisahkan fluida produksi menjadi fasa gas dan fasa cair berdasarkan perbedaan titik didih. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif yang berfokus pada analisis waktu tinggal (retention time) dan perbandingan flowrate terhadap standar API 12J. Hasil menunjukkan bahwa fasilitas produksi masih beroperasi dalam kondisi start-up atau early life produksi, yang terlihat dari laju alir aktual liquid sebesar 2274,87 BPD atau hanya sekitar 31% dari kapasitas desain 7250 Sbpld. Kondisi early life ini, menyebabkan separator beroperasi sebagai bejana kapasitas berlebih (oversized). Meskipun efisiensi flowrate yang dihitung berada pada rentang 30,31% hingga 60,63% untuk waktu tinggal teoritis 10 hingga 20 menit, kondisi oversized ini secara krusial menghasilkan waktu tinggal liquid aktual yang jauh lebih lama daripada persyaratan standar minimum, yakni mencapai 32,99 menit. Waktu tinggal yang diperpanjang menjadi faktor dominan yang menjamin efisiensi pemisahan kualitas liquid-liquid tetap optimal hingga melampaui 99,99%, meskipun separator beroperasi pada tekanan yang lebih rendah dari rancangan desainnya.</p>Salsabila Aliyatul Muna, Alimatun Nashira
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6672Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Pemanfaatan Limbah Pati Aren sebagai Bahan Alternatif Pembuatan Bioetanol
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6673
<p>Bioetanol merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berpotensi menggantikan bahan bakar fosil sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai campuran bensin. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah pati aren dari industri mie soun di Desa Daleman, Klaten, sebagai bahan baku produksi bioetanol serta menentukan kadar selulosa, glukosa hasil hidrolisis, dan etanol hasil fermentasi. Limbah pati aren dipreparasi melalui proses delignifikasi menggunakan ayakan 60 mesh dan larutan H2SO4 untuk memecah kandungan lignin. Proses hidrolisis dilakukan dengan variasi waktu 24-120 jam, pH 4-6, dan suhu 35-45°C, sedangkan proses fermentasi dilakukan selama 5, 9, dan 13 hari. Analisis kadar selulosa dan lignin menggunakan metode Chesson-Datta menunjukkan kadar selulosa sebesar 6,786% dan lignin 0,714%. Pengujian glukosa dengan spektrofotometer UV-Vis menghasilkan kadar tertinggi sebesar 82,224% pada kondisi pH 4, suhu 40°C, dan waktu hidrolisis 120 jam. Sementara itu, analisis etanol menggunakan refraktometer menunjukkan kadar tertinggi sebesar 1,3392% dengan volume 7,2 mL pada hari ke-9 fermentasi. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah pati aren memiliki potensi sebagai bahan baku produksi bioetanol yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.</p>Anggun Oktaviani, Nur Isnaini, Elok Kharisma Putri, Malik Musthofa
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6673Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Produksi Biodiesel dari Minyak Jelantah menggunakan Katalis Karbon-Kalsium Oksida berbasis Tempurung Kelapa Sawit: Karakterisasi Katalis dan Evaluasi Mutu Biodiesel
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6674
<p>Minyak jelantah (waste cooking oil, WCO) berpotensi sebagai bahan baku biodiesel, tetapi memerlukan katalis heterogen yang efisien dan berbiaya rendah. Penelitian ini mengembangkan katalis karbon-kalsium oksida (karbon-CaO) berbasis tempurung kelapa sawit untuk produksi biodiesel dari WCO serta mengkaji pengaruh variasi massa katalis terhadap hasil dan mutu biodiesel. Komposisi asam lemak WCO dianalisis dengan GC-MS dan digunakan untuk menghitung massa molekul rata-rata (301,97 g/mol) sebagai dasar penentuan rasio molar minyak:metanol. Katalis karbon-CaO disintesis dengan kadar CaO 10% dan dikarakterisasi menggunakan BET, XRD, dan FTIR. Reaksi transesterifikasi dilakukan pada rasio minyak:metanol 1:6, suhu 60°C, waktu 2 jam, dan variasi massa katalis 3, 5, dan 7 g. Kondisi optimum diperoleh pada katalis 10% CaO dengan massa 5 g, menghasilkan yield biodiesel 88,74%. Sifat fisis-kimis biodiesel memenuhi SNI 7182:2015 dan berada dalam kisaran standar internasional, sehingga sistem WCO-karbon-CaO ini berpotensi sebagai teknologi biodiesel yang berkelanjutan.</p>Anggun Rahmawati, Nur Hidayati
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6674Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700Analisis Kualitas Kain Denim Sort 98736 dan Usulan Perbaikannya menggunakan New Seven Tools dan Kaizen
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6675
<p>Penelitian ini dilakukan di PT. Apac Inti Corpora karena pencapaian kualitas kain denim sort 98736 belum memenuhi target perusahaan, yaitu minimal 85% produk harus mencapai grade A. Permasalahan utama yang ditemukan adalah tingginya tingkat defect seperti Thin Bar, Weft Slub, dan Fly Waste yang menurunkan mutu produk. Metode yang digunakan yaitu New Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab cacat serta Kaizen (5M Checklist) sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab cacat berasal dari aspek manusia dan metode, seperti ketidaktelitian operator serta ketidak patuhan terhadap SOP. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan usulan perbaikan berupa pelatihan peningkatan kompetensi, Peninjauan dan penguatan implementasi SOP, penerapan pengecekkan berkala, serta peningkatan inspeksi bahan baku dan lingkungan kerja. Penerapan perbaikan ini diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan konsistensi kualitas kain denim secara berkelanjutan.</p>Eta Choirunita Miasur, Muchlison Anis
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
https://proceedings.ums.ac.id/rapi/article/view/6675Mon, 02 Feb 2026 00:00:00 +0700