Self Talk sebagai Upaya Resiliensi Ibu dengan Baby Blues
Abstract
Fenomena baby blues merupakan kondisi psikologis yang umum dialami oleh ibu pasca melahirkan, ditandai dengan gejala emosional seperti kesedihan, kecemasan, dan mudah tersinggung. Kondisi ini, jika tidak ditangani dengan tepat, dapat berdampak pada hubungan ibu dan bayi serta proses adaptasi ibu dalam peran barunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran self talk sebagai strategi resiliensi bagi ibu yang mengalami baby blues. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, menggunakan sumber dari buku, jurnal ilmiah, artikel, dan skripsi terkait periode 2010-2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa self talk, khususnya yang bersifat positif, dapat membantu ibu memahami dan mengelola emosinya secara lebih adaptif. Self talk memberikan pengaruh signifikan terhadap pola pikir, perasaan, hingga perilaku individu, serta mampu memperkuat kepercayaan diri dan motivasi. Kesimpulannya, self talk dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi mandiri yang efektif untuk meningkatkan resiliensi psikologis ibu pascapersalinan dalam menghadapi baby blues.
