Strategi Pemberantasan Nyamuk Aedes aegypti melalui Penyuluhan DBD dan Pembuatan Ovitrap di Dusun 3 Desa Tegalsari, Weru, Sukoharjo
Abstract
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, salah satunya di Dusun 3 Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Dalam survei mawas diri mahasiswa menemukan beberapa rumah warga positif jentik dan untuk kebersihan lingkungan masih kurang. Meskipun demikian tingkat pemahaman masyarakat tentang DBD sudah sangat bagus. Tujuan dari program Praktik Belajar Lapangan (PBL) 1 adalah untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang ada pada lingkungan Dusun 3 Desa Tegalsari, Kecamatan Weru dengan melakukan penyuluhan, pelatihan pembuatan ovitrap dan pembuatan poster 3M Plus. Dampak yang diharapkan adanya program tersebut diharapkan Masyarakat dapat memiliki pemahaman, kesadaran dan keahlian dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Metode: Metode pelaksanaan program PBL-1 yang dilakukan adalah penyuluhan, diskusi dan pelatihan. Target PBL-1 yang diharapkan yaitu peningkatan pemahaman mengenai penyakit dan cara pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).
Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat dari skor rata-rata 7,88 menjadi 8,82 (p=0,004).
Simpulan: Peningkatan rata-rata nilai pre-test dan post-test menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dalam sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman peserta tentang pencegahan DBD.
