Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan terkait Hipertensi dengan Tekanan Darah pada Masyarakat di Kecamatan Jebres
Abstract
Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas, serta dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya tingkat pengetahuan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan terkait hipertensi dengan tekanan darah pada masyarakat di Kecamatan Jebres.
Metode: Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan sistem door to door, wawancara dengan responden. Sampel penelitian sebanyak 300 responden yang berusia >20 tahun. Data dikumpulkan melalui kuesioner Hypertension Knowledge-Level Scale (HK-LS) untuk mengukur tingkat pengetahuan dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 172 (57,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan terkait hipertensi dengan tekanan darah pada masyarakat di Kecamatan Jebres (p=0,362). Meskipun mayoritas responden memiliki pengetahuan yang baik, kondisi tekanan darah dipengaruhi oleh berbagai faktor lain.
Simpulan: Dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terkait hipertensi dengan tekanan darah pada masyarakat di Kecamatan Jebres.
