Edukasi Kesehatan melalui Game Board "TangSi (Tangga Tensi)" sebagai Inovasi Peningkatan Pengetahuan Hipertensi bagi Masyarakat Desa Karanganyar
Abstract
Pendahuluan: Penyakit tidak menular seperti hipertensi masih menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo (2024), terdapat 266.043 penderita hipertensi, dengan 17.316 kasus berada di Kecamatan Weru. Hasil analisis situasi di Dusun IV, Desa Karanganyar, menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki kebiasaan kurang menjaga pola makan, jarang memeriksa tekanan darah, serta memiliki tingkat pengetahuan yang rendah mengenai pencegahan hipertensi. Kondisi ini menandakan perlunya kegiatan edukatif yang menarik dan mudah dipahami masyarakat untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan mengenai hipertensi.
Metode: Kegiatan pengabdian dilaksanakan di RT 03/RW 07 Dusun IV, Desa Karanganyar, dengan sasaran 28 peserta dari kelompok ibu-ibu. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Data hasil pre-test dan post-test dianalisis secara deskriptif untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta.
Hasil: Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan baik dan mendapat antusiasme dari masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan peserta dari 60,0 pada pre-test menjadi 83,0 pada post-test. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media TangSi efektif sebagai sarana pembelajaran interaktif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Simpulan: Edukasi berbasis permainan papan TangSi (Tangga Tensi) terbukti mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi. Metode edukasi interaktif ini dapat menjadi alternatif inovatif dalam kegiatan promosi kesehatan di tingkat komunitas, khususnya pada masyarakat pedesaan yang masih memiliki keterbatasan akses informasi kesehatan.
