Analisis Kenyamanan Termal Ruang Praktik Teknik Konstruksi dan Perumahan di SMKN 2 Bogor
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi kenyamanan termal pada Ruang Praktik Konstruksi di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Bogor dengan menganalisis kinerja termal yang terukur, kesesuaiannya dengan standar kenyamanan termal menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 03-6572-2001). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, meliputi pengukuran langsung terhadap suhu udara, kelembaban relatif, dan kecepatan angin menggunakan environment multimeter di dalam ruang praktik. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa suhu udara di dalam ruang praktik berada pada rentang 27.2°C - 29.7°C, kelembaban relatif berkisar antara 72.6% - 85.7%, serta kecepatan angin rata-rata sangat rendah yaitu 0 m/s - 0.83 m/s. Hasil ini menunjukkan bahwa ruang praktik memiliki kondisi termal yang cenderung panas dengan kecepatan angin yang hampir tidak terasa, sehingga menimbulkan tingkat ketidaknyamanan bagi penggunanya. Perbandingan antara hasil pengukuran dan SNI mengonfirmasi bahwa ruang praktik belum memenuhi kriteria kenyamanan termal yang direkomendasikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurangnya pergerakan udara merupakan faktor utama penyebab ketidaknyamanan termal di ruang praktik. Rekomendasi yang diajukan meliputi peningkatan ventilasi alami melalui penambahan atau pembesaran bukaan, penataan ulang interior agar lebih mendukung aliran udara, serta penambahan sistem penghawaan mekanis untuk meningkatkan kualitas lingkungan belajar dalam konteks pendidikan vokasi.
