Optimalisasi Pencahayaan Alami Rumah Sederhana Tipe 30 berbasis Arsitektur Bioklimatik
Abstract
Rumah adalah kebutuhan dasar manusia yang berfungsi sebagai tempat tinggal, tempat beristirahat, serta tempat berlindung dari pengaruh lingkungan luar. Salah satu bentuk hunian penggunaan prototipe rumah sederhana tipe 30/72 yang disediakan berdasarkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 2947/KPTS/M/2024. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Karanganyar (2023), persentase rumah tangga yang menempati rumah tinggal layak huni di wilayah Kabupaten Karanganyar tiap tahunya meningkat. Tujuan penelitian ini adalah bertujuan untuk mengoptimalkan desain tipe rumah 30/72 yang mampu meningkatkan distribusi dan intensitas pencahayaan alami dapat mencapai tingkat kenyamanan pencahayaan sesuai dengan SNI. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan mixed methods dengan dominasi metode deskriptif kuantitatif melalui simulasi pencahayaan alami perangkat lunak Dialux Evo 13. Pendekatan ini digunakan untuk menganalisis tingkat pencahayaan alami pada rumah sederhana berdasarkan standar SNI serta mengevaluasi efektivitas penerapan prinsip Natural Daylighting System dalam arsitektur bioklimatik. Selanjutnya desain rumah tipe 30/72 dengan pendekatan arsitektur bioklimatik prinsip Natural Daylighting System mampu meningkatkan kualitas pencahayaan alami secara signifikan. Penyesuaian ukuran dan posisi bukaan serta penerapan elemen pembayangan terbukti efektif dalam mengontrol intensitas dan distribusi cahaya alami, sehingga seluruh ruang hunian meliputi kamar tidur 1 dan 2, kamar mandi, serta ruang utama yang meliputi ruang tamu dan dapur memenuhi ketentuan tingkat pencahayaan minimum sesuai dengan SNI 03-6197-2000. Optimalisasi ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan visual penghuni, tetapi juga berpotensi mendukung efisiensi energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap pencahayaan buatan pada siang hari.
