Pengaruh Pendekatan Behavioral untuk Meningkatkan Kenyamanan Kerja pada Bidang Penataan Bangunan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyumas

Authors

  • Salma Safira Nurrohmah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Fauzi Mizan Prabowo Aji Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Ruang kerja yang nyaman merupakan salah satu faktor terpenting dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Hal tersebut terkadang kurang diperhatikan. Salah satu kasus yang dirasakan pada Ruang Bidang Penataan Bangunan Kabupaten Banyumas kurang nyaman. Kondisi minim ruang gerak dan penataan barang kurang efisien, sehingga menimbulkan kesan sesak. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kenyamanan dan fungsi ruang Bidang Penataan Bangunan dengan melakukan perancangan ulang berdasarkan analisis kebutuhan serta aktivitas pengguna. Metode yang digunakan adalah metode behavioral, dengan pendekatan analisis aktivitas pengguna. Pengumpulan data dilakukan dengan meminta beberapa pegawai untuk menggambarkan aktivitas keseharian mereka di dalam ruangan Bidang Penataan Bangunan dari awal masuk hingga pulang kerja, serta menjelaskan aktivitas yang dilakukan di setiap bagian ruangan. Selain itu, para reponden diminta menuliskan bagian ruangan yang menurut mereka nyaman dan tidak nyaman beserta alasannya. Responden dikelompokkan ke dalam tiga ketegori, yaitu rentang usia : 20-30 tahun, 30-40 tahun, dan 40-60 tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa pola kegiatan dan preferensi ruang dari seluruh kelompok usia relatif serupa, karena kesamaan jenis pekerjaan dan rutinitas harian. Mayoritas responden menyatakan ketidaknyamanan terhadap ruang pantry, ruang arsip, ruang admin, jalan masuk, dan ruang kantor, karena dianggap sempit, tidak tertata, dan kurang nyaman. Pernyataan ini menjadi dasar dalam merancang kembali ruang yang lebih ergonomis, efisien, dan mendukung kenyamanan kerja pegawai Bidang Penataan bangunan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18