Strategi Penggunaan Material Bangunan di Wilayah Pesisir dan Dataran Tinggi Pekalongan
Abstract
Kabupaten Pekalongan memiliki karakter wilayah pesisir dan dataran tinggi dengan kondisi iklim, topografi, dan tanah yang berbeda, sehingga memengaruhi kinerja material bangunan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan material bangunan sekolah di wilayah pesisir dan dataran tinggi Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada wilayah pesisir, kerusakan bangunan didominasi oleh penurunan kualitas material finishing seperti cat dinding, logam, dan kayu akibat kelembapan dan pengaruh udara laut. Sementara itu, pada wilayah dataran tinggi ditemukan permasalahan retak dinding pasangan bata, retak lantai beton akibat tanah geser, serta potensi gangguan pada pondasi akibat kondisi topografi dan risiko tanah longsor. Berdasarkan temuan tersebut, strategi penggunaan material bangunan sekolah perlu disesuaikan dengan karakter lingkungan masing-masing wilayah agar bangunan lebih tahan dan berkelanjutan.
