Analisis Fasad Sirip Vertikal dan Curtain Wall terhadap Radiasi Matahari Pagi (Studi Kasus: Showroom Medis Onemed Healthcare Office Tower Surabaya)
Abstract
Penelitian ini mengevaluasi efektivitas fasad yang menggabungkan curtain wall dan sirip vertikal dalam mengatur radiasi matahari pagi serta pengaruhnya terhadap pencahayaan alami di Showroom Onemed Healthcare Office Tower, Surabaya. Metode yang diterapkan adalah simulasi kuantitatif menggunakan perangkat lunak DIALux evo 13.2 untuk memodelkan kondisi eksisting pada pukul 08.00, 09.00, dan 10.00 WIB. Hasil simulasi menunjukkan tingkat pencahayaan alami yang secara konsisten melampaui standar 100 lux sesuai SNI Permenkes No. 40 Tahun 2022, dengan nilai berturut-turut 1026 lux, 1087 lux, dan 858 lux. Kondisi ini berpotensi mengganggu kenyamanan visual serta mempengaruhi produk medis yang sensitif terhadap cahaya berlebih. Sebagai langkah perbaikan, diusulkan strategi penyesuaian orientasi sudut hadap sirip vertikal. Setelah disimulasikan ulang, intensitas cahaya menurun menjadi 890 lux, 961 lux, dan 803 lux. Hasil ini menunjukkan peningkatan efektivitas elemen pelindung dalam menahan sinar langsung, meskipun nilai akhir yang diperoleh masih berada di atas ambang batas standar yang berlaku. Disimpulkan bahwa optimasi geometri sirip vertikal dapat meningkatkan kinerja fasad, namun diperlukan strategi tambahan untuk sepenuhnya memenuhi persyaratan pencahayaan ruang showroom alat medis.
