Evaluasi Jalur Evakuasi Rumah Sakit Permata Bunda Mengacu NFPA 101 berbasis BIM
Abstract
Jalur evakuasi merupakan elemen keselamatan penting pada bangunan rumah sakit yang memiliki aktivitas tinggi serta pengguna dengan tingkat mobilitas yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja jalur evakuasi kebakaran pada Rumah Sakit Permata Bunda Purwodadi melalui pendekatan Building Information Modeling (BIM) menggunakan fitur Path of Travel. Analisis dilakukan terhadap 171 ruang dengan menghitung jarak tempuh lintasan evakuasi aktual menuju akses evakuasi terdekat berdasarkan konfigurasi spasial bangunan. Evaluasi kinerja jalur evakuasi mengacu pada batas jarak tempuh maksimum 200 ft (±61 m) untuk bangunan fasilitas kesehatan tanpa sprinkler sesuai International Building Code (IBC) dan prinsip jalur evakuasi sesuai ketentuan National Fire Protection Association (NFPA) 101. Hasil analisis menunjukkan adanya variasi jarak tempuh yang signifikan antar ruang serta ketergantungan jalur evakuasi lantai dua terhadap satu tangga darurat. Selain itu, distribusi titik kumpul yang belum merata turut memengaruhi keterjangkauan jalur evakuasi bagi beberapa ruang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja jalur evakuasi tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan jalur keluar, tetapi juga oleh konfigurasi ruang, ketersediaan alternatif lintasan, dan keterpaduan jalur menuju titik kumpul, yang tercermin dari sebanyak 43,86% ruang dengan jarak tempuh evakuasi melebihi 200 ft (±61 m). Penelitian ini menegaskan peran BIM sebagai alat evaluasi spasial yang efektif untuk mengidentifikasi potensi risiko evakuasi dan memberikan dasar perumusan rekomendasi peningkatan keselamatan pada bangunan rumah sakit.
