Analisis Kualitas Pencahayaan Alami pada Perumahan Tamansari Cyber Tipe 75 menggunakan Simulasi DIALux
Abstract
Pencahayaan alami memiliki peran penting dalam hunian karena berpengaruh langsung terhadap kenyamanan visual penghuni dan efisiensi penggunaan energi. Rumah yang mampu memanfaatkan cahaya matahari secara optimal dapat mengurangi ketergantungan pada pencahayaan buatan pada siang hari. Namun, pada kenyataannya, distribusi pencahayaan alami di dalam rumah sering kali tidak merata, yang dipengaruhi oleh orientasi bangunan, tata letak ruang, serta ukuran dan posisi bukaan. Penelitian ini dilakukan pada rumah tinggal Tipe 75 di Perumahan Tamansari Cyber, Kota Bogor, yang memiliki karakter hunian seragam dan berada di wilayah beriklim tropis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pencahayaan alami pada setiap ruang serta mengevaluasi kesesuaiannya terhadap standar pencahayaan berdasarkan SNI 6179:2020. Analisis dilakukan melalui simulasi pencahayaan alami menggunakan perangkat lunak DIALux, sehingga diperoleh data tingkat iluminansi cahaya (lux) secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ruang telah memenuhi standar pencahayaan alami, sementara beberapa ruang lainnya masih berada di bawah standar atau mengalami kelebihan pencahayaan dengan nilai iluminansi tinggi. Perbedaan kualitas pencahayaan tersebut dipengaruhi oleh variasi orientasi bangunan, luas dan posisi bukaan, serta konfigurasi ruang terhadap arah datang cahaya matahari. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi pencahayaan alami pada rumah tinggal tipe seragam serta menjadi bahan pertimbangan dalam perancangan hunian yang lebih nyaman dan efisien secara energi.
