Efektivitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Bundaran Alam Sutera Tangerang Selatan berdasarkan Pengalaman dan Persepsi Pejalan Kaki
Abstract
Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) merupakan salah satu fasilitas penunjang mobilitas pejalan kaki dalam melakukan aktivitasnya agar merasa aman dan nyaman ketika menyeberangi jalan raya. Namun, pada kondisi di lapangan masih banyak pejalan kaki yang enggan memanfaatkan JPO sebagai fasilitas untuk menyeberangi jalan raya dengan volume kendaraan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas JPO Bundaran Alam Sutera yang berada di Tangerang Selatan berdasarkan standar yang ada dan persepsi pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi untuk memperoleh data fisik, wawancara dengan pengguna, serta dokumentasi berupa foto. Hasil penelitian menunjukkan jika lokasi JPO cukup strategis karena dekat dengan fasilitas umum lainnya. Namun, kondisi fisik JPO didapatkan nilai 25% dari standar yang telah ditetapkan oleh Kementerian PUPR. Fasilitas pendukung lainnya yang menunjang keamanan dan kenyamanan pengguna juga belum tersedia dengan optimal. Kondisi tersebut menyebabkan pejalan kaki memiliki persepsi negatif dan cenderung memilih menyeberang langsung di jalan raya dengan risiko kecelakaan yang tinggi. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa efektivitas JPO Bundaran Alam Sutera belum tercapai secara maksimal. Diperlukan perbaikan kondisi fisik dan penambahan fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung efektivitas JPO.
