Transformasi Layout Hunian berbasis Aging in Place terhadap Kebutuhan Klien Lansia: Studi Komparatif Denah Rumah Tinggal Tahun 2013 dan 2025

Authors

  • Rizki Aditia Pratama Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Erwin Herlian Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Peningkatan populasi lansia di Indonesia yang mencapai 9,92% (2020) dan diproyeksikan mencapai hampir seperlima penduduk pada 2045 menuntut adaptasi hunian yang mendukung konsep Aging in place (AIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi layout pada rumah tinggal dua lantai di Pangkal Pinang dalam mengimplementasikan konsep AIP. Studi kasus berupa denah rumah yang dirancang tahun 2013 yang pada tahun 2025 tidak lagi sesuai dengan kebutuhan klien yang telah memasuki usia lanjut. Data primer diperoleh dari surat permintaan revisi klien tahun 2025 yang menyatakan tiga urgensi: (1) penyesuaian denah terhadap aktivitas harian lansia, (2) alih fungsi ruang akibat penutupan akses timur selebar ±3 meter yang berisiko terhadap keamanan, dan (3) optimalisasi aliran udara menghadapi suhu 33-34°C untuk meminimalkan penggunaan AC. Metode penelitian menggunakan analisis komparatif kualitatif antara denah lama (2013) dan denah baru (2025) untuk menilai perubahan performa ruang, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna lanjut usia berdasarkan standar Permen PUPR No.14/2017 dan prinsip Aging in place. Hasil penelitian menunjukkan transformasi layout berhasil menerapkan prinsip AIP melalui: integrasi zona inti tanpa perbedaan level, pemindahan kamar utama lebih dekat ke zona aktivitas harian, penambahan bukaan untuk ventilasi natural, dan penyediaan ruang fitness. Kontribusi penelitian ini memberikan model transformasi hunian eksisting menjadi Aging in place yang dapat diadaptasi pada konteks serupa di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18