Formulasi Strategi Mitigasi Tapak Arkeologis pada Desain Museum Majapahit Trowulan berbasis Ekskavasi
Abstract
Museum Trowulan berada di kawasan bersejarah Majapahit dengan potensi arkeologis tinggi, sehingga pembangunan bangunan baru berisiko mengganggu lapisan tanah bersejarah. Penelitian ini bertujuan menentukan strategi desain museum yang paling optimal dalam melindungi tanah arkeologis Trowulan, sekaligus tetap memenuhi fungsi pameran, edukasi, dan pelestarian budaya. Metode penelitian menggunakan analisis komparatif terhadap tiga pendekatan desain yang dipilih berdasarkan karakteristik tapak dan urgensi pelestarian arkeologis, yaitu sistem elevasi atau bangunan panggung, desain modular dan temporer, serta tata letak bangunan berbasis hasil penelitian tapak awal. Ketiga pendekatan dianalisis menggunakan matriks penilaian berbasis skala Likert dengan indikator perlindungan tapak, fleksibilitas desain, integrasi fungsi museum, dan kualitas edukasi pengunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat satu pendekatan desain yang unggul secara absolut pada seluruh indikator penilaian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan hibrida berpotensi menjadi solusi paling sesuai bagi pengembangan desain Museum Trowulan yang sensitif terhadap konteks arkeologis.
