Pemilihan Material Bangunan Perumahan Developer Ditinjau dari Aspek Biaya dan Keberlanjutan
Abstract
Pembangunan perumahan oleh developer umumnya menekankan efisiensi biaya melalui standarisasi desain dan spesifikasi material, khususnya pada perumahan subsidi. Di sisi lain, tuntutan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan hunian semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan material bangunan perumahan developer ditinjau dari aspek biaya dan keberlanjutan melalui studi kasus Perumahan Griya Rivera Hills Boyolali yang dikembangkan oleh WIN Property. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan membandingkan dua tipe hunian, yaitu KPR FLPP Tipe 30/60 sebagai hunian subsidi dan TWP TNI AU Tipe 36/72 sebagai hunian non-subsidi. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara dengan pihak pengembang, serta analisis dokumen teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tipe hunian menggunakan material utama yang relatif seragam pada elemen struktur dan konstruksi dasar, namun berbeda pada kualitas, dimensi, dan penyelesaian akhir material arsitektural dan finishing. KPR FLPP Tipe 30/60 lebih menekankan efisiensi biaya dengan penggunaan material sederhana dan mudah diperoleh secara lokal, sementara TWP TNI AU Tipe 36/72 menggunakan material dengan kualitas dan harga satuan yang lebih tinggi untuk meningkatkan kenyamanan, estetika, dan umur layanan bangunan. Secara umum, pemilihan material pada hunian subsidi telah memenuhi standar minimum teknis sesuai regulasi, sedangkan hunian non-subsidi menunjukkan pendekatan keberlanjutan yang lebih optimal melalui peningkatan kualitas material.
