Pemilihan Material Batu Alam pada Pembangunan Villa Amari Ubud berdasarkan Pertimbangan Karakteristik, Distribusi Material antar Pulau dan Efisiensi Waktu
Abstract
Pembangunan Villa Amari di Singakerta, Ubud, Bali menggunakan batu alam sebagai salah satu material untuk menunjang nilai estetika dan karakter arsitektur bangunan. Keterbatasan ketersediaan batu alam di setiap daerah menyebabkan perlunya distribusi material antar pulau, khususnya dari Pulau Jawa ke Bali, yang berpotensi mempengaruhi efisiensi waktu pelaksanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemilihan material batu alam pada pembangunan Villa Amari berdasarkan pertimbangan karakteristik, distribusi material antar pulau dan efisiensi waktu. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kasus yang didukung oleh observasi lapangan serta wawancara dengan pihak terkait. Analisis data dilakukan dengan membandingkan proses produksi, waktu pemasangan di lapangan, serta durasi dan biaya distribusi batu alam yang berasal dari Pulau Jawa dan Pulau Bali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi material batu alam antar pulau berpengaruh terhadap efisiensi waktu pembangunan. Batu alam dari Bali lebih efisien dari segi waktu dan biaya distribusi, sedangkan batu alam dari Pulau Jawa memiliki kualitas visual dan hasil finishing yang lebih baik meskipun memerlukan waktu dan biaya pengiriman yang lebih besar. Dengan perencanaan pengadaan yang matang dan manajemen distribusi yang baik, dampak keterlambatan pengiriman material dapat diminimalkan sehingga tidak mengganggu jadwal pelaksanaan pembangunan secara keseluruhan.
