Evaluasi Pencahayaan Alami pada Desain Kos di Perumahan Padat Yogyakarta

Authors

  • Muhammad Faisal Assodiq Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Q Qomarun Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kepadatan permukiman di Condong Catur menyebabkan keterbatasan akses cahaya matahari pada hunian, terutama bangunan kos di lahan sempit dengan jarak rapat. Kurangnya bukaan samping dan belakang mengakibatkan rendahnya kualitas pencahayaan alami yang tidak memenuhi standar kenyamanan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesesuaian pencahayaan alami desain kos dua lantai di Condong Catur terhadap standar SNI 03-2396-2001 dan SNI 6197:2020. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kuantitatif dengan simulasi perangkat lunak DIALux evo 13.2. Simulasi mengukur intensitas cahaya (Lux) pada 24 Desember 2025 dalam tiga periode waktu (08.00, 12.00, dan 16.00 WIB) menggunakan kondisi overcast sky dan bidang kerja setinggi 0,75 meter. Hasil penelitian menunjukkan ketimpangan distribusi cahaya yang signifikan. Lantai 1 gagal memenuhi standar dengan intensitas cahaya kamar tidur sangat minim (0,11-14,6 Lux). Kondisi serupa terjadi di Lantai 2, di mana mayoritas kamar tidur berada di bawah 20 Lux. Sebaliknya, area publik dan rooftop konsisten memenuhi standar karena bukaan luas dan penggunaan roster. Rendahnya pencahayaan pada fungsi utama disebabkan oleh 2 faktor, faktor pertama tipologi bangunan perumahan yang berdempetan, faktor kedua ketiadaan bukaan samping. Sehingga disimpulkan bahwa desain ini belum memenuhi standar SNI, sehingga diperlukan redesain melalui optimalisasi bentuk, denah, serta ukuran dan posisi bukaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18