Analisis Faktor Penyebab Rendahnya Pemanfaatan Alun-Alun Lor Boyolali Ditinjau dari Aspek Kenyamanan Lingkungan
Abstract
Alun-Alun Lor Boyolali merupakan salah satu ruang terbuka publik yang memiliki posisi strategis, terletak di Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Meskipun telah memiliki fasilitas seperti area panggung, tempat duduk tribun, dan kamar mandi umum, pemanfaatan ruang ini masih tergolong rendah. Aktivitas masyarakat terbatas pada kegiatan olahraga ringan oleh warga sekitar, sedangkan potensi ruang publik sebagai pusat kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi belum tergali optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya pemanfaatan Alun-Alun Lor Boyolali ditinjau dari aspek kenyamanan lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan campuran, yaitu kualitatif deskriptif yang didukung oleh pendekatan kuantitatif sederhana. Kualitatif deskriptif dilakukan melalui observasi aktivitas berdasarkan rentang waktu tertentu, pencatatan jumlah dan jenis pengguna, wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya pemanfaatan alun-alun dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain yaitu lokasi yang bersebelahan dengan jalur cepat sehingga menimbulkan kebisingan dan rasa kurang aman, kenyamanan lingkungan yang rendah akibat minimnya vegetasi peneduh, keterbatasan fasilitas pendukung seperti tempat sampah dan penerangan, serta tidak adanya kegiatan rutin yang mampu menarik pengunjung.
