Kenyamanan Termal pada Ruang Studio Khakimatta Bantul, Yogyakarta dengan Model Design Outdoor
Abstract
Khakimatta di Bantul, Yogyakarta, yang menerapkan konsep design outdoor. Evaluasi dilakukan melalui kombinasi pengukuran parameter lingkungan fisik dan penilaian persepsi subjektif pengguna. Metode penelitian meliputi observasi lapangan selama dua hari dengan variasi kondisi kipas angin dinyalakan dan dimatikan, serta penyebaran kuesioner kepada delapan responden pengguna studio. Hasil pengukuran fisik menunjukkan bahwa rata-rata suhu ruangan mencapai 29,9°C dan kelembaban udara rata-rata sebesar 74,5%, di mana keduanya melebihi standar SNI. Kecepatan udara berada pada kategori sangat rendah dengan nilai rata-rata 0,06-0,09 m/s. Meskipun secara umum pengguna memberikan skor kepuasan rata-rata sebesar 3,8 dengan kategori setuju, sebanyak 65% responden menyatakan bahwa suhu ruang terasa panas pada siang hari. Penggunaan kipas angin belum memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan suhu ruang maupun peningkatan kenyamanan termal. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kenyamanan termal di Studio Khakimatta masih kurang optimal, yang terutama dipengaruhi oleh tingginya suhu dan kelembaban udara, sehingga diperlukan strategi pengendalian panas dan kelembaban ruang yang lebih efektif.
