Strategi Adaptive Reuse Bangunan Industri Bersejarah Non-Cagar Budaya: Studi Kasus Pabrik N.V Braat, Surabaya
Abstract
Kompleks pabrik mesin N.V Braat yang berada di daerah Ngagel, Surabaya merupakan saksi penting perkembangan industri di Surabaua pada awal abad 20. Kompleks tersebut merupakan eks pabrik mesin. Bangunan di kompleks tersebut kini hanya tersisa satu bangunan kantor administrasi yang sekarang berfungsi sebagai lapangan futsal. Penelitian ini mengkaji penerapan adaptive reuse pada bangunan bersejarah guna mempertahankan nilai histori melalui pendekatan adaptive reuse . Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Diharapkan penelitian ini dapat menyadarkan kita bahwa masih banyak bangunan bersejarah yang belum terdaftar sebagai cagar budaya agar bangunan yang memiliki nilai histori masih bisa bertahan dan di selamatkan. Serta menjadi upaya untuk mendorong keberlanjutan (sustainable) dengan pemanfaatan bangunan lama atau terbengkalai yang dapat memberikan dampak secara ekonomi, sosial atau pun nilai budaya dan sejarah pada lingkungan sekitar. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi adaptive reuse saat ini sangat sesuai untuk diterapkan pada bangunan bersejarah non-cagar budaya sebagai upaya untuk mempertahankan nilai sejarah. Strategi ini tidak hanya mempertahankan bentuk fisik tapi juga fungsi baru, memperpanjang masa pakai dan umur bangunan dan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi Kawasan sekitar. Keberadaan sisa bangunan NV Braat di Ngagel menjadi bukti sejarah perkembangan industri di Surabaya yang pernah Berjaya di masanya. Dengan memfungsikan kembali bangunan tersebut merupakan langkah untuk kembali menghidupkan ruang-ruang yang mati. Usulan fungsi sebagai perpustakaan, toko buku serta coffe shop menerapkan prinsip kelayakan ekonomi diaman bangunan yang dialihfunsgikan dapat membiayai perawatannya sendiri melalui fungsi komersil, penerapan prinsip keberlanjutan (sustainable) dengan pemanfaatan struktur lama sebagai upaya memperpanjang umur dan memperpanjang masa pakai bangunan dengan tingkat intervensi sedang dengan perbaikan ringan dan penyesuaian interior.
