Arsitektur Reduksi sebagai Manifestasi Responsible Design dalam Desain Hunian Rumah Tinggal
Abstract
Praktik arsitektur saat ini menunjukkan kecenderungan penggunaan sumber daya yang kurang efisien akibat pendekatan desain yang terlalu menumpuk elemen visual dan teknis tanpa kebutuhan yang jelas, sehingga meningkatkan beban lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini mengkaji Arsitektur Reduksi sebagai sikap perancangan yang menempatkan proses pengurangan sebagai dasar pengambilan keputusan desain, bukan sekadar sebagai gaya minimalis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen perancangan bangunan hunian yang menerapkan prinsip reduksi secara konsisten. Analisis difokuskan pada pembentukan massa, penggunaan struktur grid modular, dan penerapan material dalam konstruksi untuk melihat pengaruh keputusan desain yang bersifat pengurangan terhadap kinerja ekologis bangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip reduksi berperan dalam menekan penggunaan material, mendukung efisiensi energi, serta membentuk hunian yang lebih sederhana, adaptif, dan berkelanjutan.
