Studi Kelayakan Kawasan Kumuh Desa Bawu di Kabupaten Boyolali dalam Mewujudkan Permukiman Layak Huni
Abstract
Desa Bawu, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali merupakan wilayah yang masih menghadapi tantangan permukiman, dengan adanya penelitian ini bertujuan menilai tingkat kelayakan Kawasan permukiman di Desa Bawu dari aspek tujuh indikator kawasan kumuh menurut Permen PUPR No. 14 Tahun 2018. Adapun penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, yaitu dengan melalui observasi lapangan, dokumentasi, serta sistem skoring dan pembobotan. Hasil dari penelitian ini menunjukan kawasan permukiman Desa Bawu tergolong dalam kategori kumuh ringan, dengan total nilai 31 dengan rata rata kekumuhannya 42,18%. Meskipun demikian beberapa aspek dalam tujuh indikator Kawasan kumuh menunjukan kondisi yang serius dan harus segera ditangani, seperti persediaan air minum yang belum aman, sistem drainase yang tidak terpenuhi, sistem pengolahan sampah belum memadai, serta tidak adanya sarana proteksi kebakaran. Temuan ini menekankan perlunya penanganan yang terkoordinir melalui beberapa aspek, seperti penyediaan air bersih, pembuatan drainase lingkungan, penyediaan sistem pengelolaan sampah, peningkatan sanitasi permukiman dan menyediakan sarana proteksi kebakaran. Penataan kawasan permukiman yang terintegrasi, dengan kebijakan daerah yang diterbitkan, diharapkan dapat menjadikan Desa Bawu kawasan permukiman yang layak huni, sehat serta berkelanjutan.
