Analisis Komparasi Kaca Low-E dan Kaca Laminated terhadap Kinerja Termal Auditorium Imam Barjo

Authors

  • Diva Aula Sabila Salma Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Fauzi Mizan Prabowo Aji Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kota Semarang memiliki iklim tropis lembap dengan suhu berkisar antara 220C-300C dan kelembapan relatif 70%-95%, untuk menghadapi tantangan khusus dalam menjaga kenyamanan termal bangunan, serta efisiensi penggunaan energi. Dengan adanya kondisi tersebut menjadi tantangan bagi desain auditorium imam barjo, yang memiliki beban pendingin yang tinggi dan volume yang besar. Namun demikian penggunaan kaca pada auditorium bertujuan untuk meningkatkan estetika kontemporer dan memaksimalkan cahaya alami. Tujuan dari penelitian untuk menganalisis dan mengkomparasi kinerja termal antara kaca Low-E dengan kaca laminasi dalam iklim tropis Kota Semarang, untuk mendukung penerapan prinsip desain auditorium hemat energi dan mendukung upaya perwujudan bangunan yang adaptif terhadap iklim serta keberlanjutan. Metode penelitian yang digunakan metode kuantatif komparatif dengan analisis deskriptif naratif, untuk melakukan perbandingan performa kedua jenis material kaca. Hasil penelitian menunjukan bahwa kaca Low-E memiliki kemampuan yang lebih efektif dalam mereduksi beban panas dibandingkan kaca laminasi. Hal ini disebabkan nilai rasio yang lebih rendah pada kaca Low-E, sehingga lebih sedikit radiasi paparan matahari yang diteruskan ke dalam bangunan. Dengan berkurangnya panas matahari dapat meningkatkan kenyamanan termal di dalam ruangan dan mengurangi konsumsi energi sistem pendingin ruangan. Dengan demikian pemilihan jenis material kaca pada bangunan auditorium yang berada di iklim tropis merupakan aspek yang sangat penting, karena ditandai dengan intensitas radiasi matahari yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18