Perubahan Ruang Hunian Pribadi menjadi Kos di Baki Sukoharjo berbasis Cross Programming
Abstract
Perubahan kebutuhan akan ruang di daerah pinggiran kota membuat banyak bangunan, termasuk rumah, diubah menjadi kos. Karena masyarakat semakin mudah berpindah, mereka membutuhkan tempat tinggal yang praktis, hemat, dan murah. Namun, mengubah rumah pribadi menjadi kos tidak bisa sembarangan, karena ada perbedaan dalam penggunaan ruang, tingkat privasi, dan aktivitas penghuni. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antar ruang dan tata ruang yang lebih efisien dengan pendekatan cross programming. Metode yang digunakan adalah research-based design, yang mencakup pengukuran ruang sekarang, pembuatan daftar kebutuhan ruang, membandingkan ruang lama dan baru, serta tata letak berdasarkan analisis fungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengubah rumah dua lantai di Gentan, Baki, Sukoharjo menjadi kos memerlukan penyesuaian pada aspek sirkulasi, penghawaan alami, pencahayaan, serta zonasi antara ruang pribadi dan umum. Ruang pribadi seperti ruang keluarga diubah menjadi ruang umum, sedangkan dapur, ruang makan, dan laundry dirancang sebagai fasilitas umum untuk meningkatkan interaksi sosial penghuni. Proses desain mempertimbangkan prinsip form follows function dan efisiensi ruang, sehingga menghasilkan tata ruang yang lebih fungsional, fleksibel, dan sesuai dengan kebutuhan penghuni kos. Penelitian ini membuktikan bahwa pendekatan cross programming efektif dalam mengubah fungsi bangunan, terutama dalam konteks perubahan rumah pribadi menjadi hunian komersial.
