Penerapan Arsitektur Bioklimatik pada Politeknik Paser: Efisiensi Energi berbasis Software EDGE

Authors

  • Afifah Sri Astuti Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Suryaning Setyowati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Penerapan arsitektur bioklimatik merupakan pendekatan penting dalam menjawab isu efisiensi energi dan keberlanjutan di wilayah iklim tropis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja desain eksisting Politeknik Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, berdasarkan prinsip arsitektur bioklimatik serta merumuskan rekomendasi desain yang lebih responsif terhadap kondisi iklim lokal. Penelitian ini menggunakan observasi lapangan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting bangunan dan analisis memanfaatkan software EDGE (Excellence in Design for Greater Efficiencies) guna mengukur efisiensi energi. Hasil menunjukkan bahwa desain saat ini belum sepenuhnya mendukung efisiensi energi secara optimal, ditandai dengan orientasi bangunan belum akurat, minimnya ventilasi silang, serta keterbatasan integrasi ruang hijau. Namun, alternatif desain baru mampu meningkatkan efisiensi energi pada bangunan hingga 50,98% dan mendapat sertifikasi EDGE Advanced. Selain itu, pemanfaatan material lokal beremisi karbon rendah seperti bambu dan kayu ulin, berpotensi memperkuat strategi keberlanjutan bangunan. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan desain bioklimatik berbasis simulasi kinerja energi dan potensi lokal mampu meningkatkan kualitas lingkungan, kenyamanan, serta efisiensi bangunan pendidikan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18