Evaluasi Kenyamanan Termal Restoran Semi Terbuka berdasarkan Pendekatan Adaptif Ashrae 55 di Kawasan Persawahan Sukoharjo

Authors

  • Vira Meilani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Suryaning Setyowati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Kenyamanan termal merupakan faktor penting dalam kualitas ruang restoran semi terbuka di iklim tropis. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kenyamanan termal pada restoran semi terbuka di kawasan persawahan Sukoharjo menggunakan pendekatan adaptif ASHRAE Standard 55-2023. Metode yang digunakan adalah deskriptif evaluatif dengan pendekatan campuran, kuantitatif melalui pengukuran suhu, kelembaban, dan kecepatan angin yang dianalisis menggunakan CBE Thermal Comfort Tool, serta kualitatif melalui observasi dan wawancara pengguna. Hasil menunjukkan suhu ruang berkisar 28-32 °C dengan kecepatan angin lebih tinggi pada area makan dan parkir akibat keterbukaan ruang, sementara dapur dan toilet memiliki aliran udara rendah. Analisis adaptif menunjukkan area makan masih dapat diterima secara termal, sedangkan dapur dan toilet berada di luar zona kenyamanan. Hasil wawancara menunjukkan adanya adaptasi termal pengguna, terutama pada ruang semi terbuka. Hal ini menegaskan bahwa keterbukaan ruang dan ventilasi alami berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan termal pada restoran semi terbuka di iklim tropis.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18