Kajian Sirkulasi Efisiensi pada Desain Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta dengan Analisis Space Syntax
Abstract
Warehouse farmasi memiliki peran strategis dalam menjamin kelancaran distribusi obat, sehingga membutuhkan sistem sirkulasi dan keterhubungan ruang yang efisien serta sesuai dengan ketentuan regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mengoptimalkan sistem sirkulasi pada desain eksisting Warehouse Farmasi Pratama Yogyakarta yang belum beroperasi menggunakan pendekatan Space Syntax melalui aplikasi DepthmapX. Metode penelitian yang digunakan adalah metode campuran kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan analisis spasial, yang meliputi kajian denah perancangan, identifikasi alur sirkulasi distribusi obat dan pergerakan staf, serta analisis keterhubungan ruang menggunakan pendekatan Space Syntax dengan bantuan aplikasi DepthmapX Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan prinsip Cara Distribusi Obat yang Baik (CDOB) BPOM telah tercermin melalui pembagian zona utama, namun efisiensi sirkulasi belum terbentuk secara optimal. Pada lantai satu, sistem sirkulasi relatif efisien karena didukung oleh tingkat keterhubungan ruang yang tinggi dan alur pergerakan yang jelas, sehingga mendukung proses distribusi obat. Sebaliknya, pada lantai dua dan lantai tiga, pola sirkulasi menunjukkan ketidakseimbangan akibat keterputusan hubungan antar ruang, yang berpotensi menimbulkan pergerakan tidak efektif, ruang terisolasi, serta keterbatasan akses antara area gudang dan ruang kerja staf. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efisiensi sirkulasi dalam desain warehouse farmasi sangat bergantung pada konfigurasi ruang serta hubungan antar fungsi. Selain itu, analisis Space Syntax berperan sebagai alat bantu yang efektif dalam mengidentifikasi masalah dan potensi perbaikan sistem sirkulasi agar desain warehouse farmasi lebih efisien dan sesuai dengan standar distribusi obat.
