Penerapan Arsitektur Mediterania Modern dalam Desain Rumah Tinggal sebagai Respons terhadap Iklim Tropis
Abstract
Arsitektur Mediterania Modern merupakan pengembangan dari gaya Mediterania klasik yang menekankan kesan hangat, sederhana, dan elegan. Penerapan gaya ini di Indonesia, khususnya pada wilayah beriklim tropis lembap seperti Ponorogo, memerlukan penyesuaian agar tetap memberikan kenyamanan bagi penghuni. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan arsitektur Mediterania Modern pada desain rumah tinggal serta bentuk adaptasinya terhadap iklim tropis dan kondisi tapak di lingkungan permukiman padat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan elemen Mediterania Modern dilakukan melalui penyederhanaan bentuk massa, penggunaan warna cerah, bukaan besar, ventilasi alami, serta pemilihan material yang sesuai dengan iklim tropis. Penggunaan atap rumah tinggal pada umumnya dengan kemiringan dan tritisan yang memadai menjadi salah satu bentuk adaptasi utama terhadap curah hujan tinggi. Desain rumah tinggal telah sesuai secara visual dengan prinsip Arsitektur Mediterania Modern melalui penggunaan warna cerah, massa sederhana, bukaan besar, serta ruang transisi berupa teras dan taman. Namun, dari aspek kenyamanan iklim tropis, desain masih memerlukan penyesuaian berupa penerapan ventilasi silang untuk menghasilkan aliran udara alami, pengaturan orientasi bukaan terhadap arah angin dominan, serta optimalisasi tritisan atap guna mengurangi radiasi matahari dan hujan. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Arsitektur Mediterania Modern pada rumah tinggal tropis harus disertai adaptasi desain pasif berbasis iklim agar tidak hanya sesuai secara estetika, tetapi juga nyaman secara termal dan berkelanjutan.
