Pengembangan Tipologi Hunian Kolaboratif Skandinavian dan Arsitektur Jawa di Desa Karangduren Boyolali
Abstract
Perubahan selera masyarakat terhadap hunian masa kini memunculkan tuntutan akan rancangan yang tidak hanya menonjolkan fungsi dan estetika, tetapi juga tetap mengedepankan nilai budaya lokal. Potensi pengembangan tipologi hunian baru melalui perpaduan antara estetika Arsitektur Skandinavian yang dikenal dengan prinsip kesederhanaan, efektifitas ruang, dan kenyamanan,dengan filosofi arsitektur jawa yang mengutamakan keseimbangan, makna ruang, serta keterhubungan manusia dengan alam sekitarnya.Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur, analisis tipologi, dan perbandingan karakter design dari kedua gaya tersebut. Penelitian memfokuskan pada aspek penggunaan material alami, susunan ruang, pemanfaatan pencahayaan dan ventilasi alami, tata ruang yang sarat akan simbolik, serta penyusuaian terhadap kondisi iklim tropis. Temuan menunjukan bahwa perpaduan kedua pendekatan arsitektural tersebut mampu menghasilkan tipologi hunian yang hemat energi, nyaman, dan sesuai dengan tuntutan gaya hidup modern tanpa menghilangkan identitas budaya setempat.
