Analisis Tingkat Penerapan Green Building pada Gedung Fakultas Kehutanan UGM berdasarkan Aturan GBCI (Green Building Council Indonesia)

Authors

  • Mentari Putri Maharani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Tsulis Iqbal Khairul Amar Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Syakir Maghfuri Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Furqaan Harjanto Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Bangunan konvensional berkontribusi terhadap 40% konsumsi energi global dan peningkatan emisi gas rumah kaca. Green building hadir sebagai solusi melalui efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan penggunaan material ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan konsep green building pada Gedung Fakultas Kehutanan UGM berdasarkan standar Greenship Existing Building Version 1.1 dari GBCI, dengan fokus pada kategori Energy Efficiency and Conservation (EEC) dan Material Resource and Cycle (MRC). Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, serta analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil menunjukkan gedung memperoleh 52 poin (92%) dan meraih peringkat Platinum. Responden mayoritas menilai penerapan sudah optimal. Namun, masih diperlukan peningkatan pada dokumentasi material berkelanjutan dan sistem monitoring energi. Penelitian merekomendasikan peningkatan sistem pemantauan, edukasi civitas akademika, serta evaluasi rutin guna mengoptimalkan implementasi green building.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-13