Inovasi Beton Adaptif: Optimalisasi Self-Healing Concrete untuk Mitigasi Retakan dan Struktur Berkelanjutan: Artikel Reviu

Authors

  • Nadia Alvi Kurniasih Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Kiara Rennita Nurhasanah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • April Lia Febriyani Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Rachmaida Janiza Bimantoro Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • S Susilowati Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Zahra Bunga Khairumaynisa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Vania Cahya Zakiyyah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Yenny Nurchasanah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan analisis reviu yang bertujuan untuk menganalisis perkembangan beton adaptif melalui teknologi self-healing concrete guna meningkatkan ketahanan struktur terhadap retakan dan mendukung keberlanjutan infrastruktur. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif terhadap 21 artikel ilmiah terpilih, yang mencakup berbagai pendekatan mekanisme penyembuhan, pemanfaatan agen biologis seperti Bacillus subtilis dan Bacillus megaterium, serta integrasi bahan tambahan ramah lingkungan seperti limbah plastik, sayuran, dan biochar. Teknologi Self Healing Concrete bekerja dengan membentuk endapan kalsium karbonat yang menutup celah retakan saat terjadi kerusakan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Self Healing Concrete secara konsisten mampu menutup retakan selebar 0,3-0,7 mm, meningkatkan kekuatan tekan hingga 15-20%, serta mengurangi permeabilitas beton terhadap air dan ion klorida. Selain memperpanjang umur layanan struktur dan menekan biaya perawatan, teknologi ini juga mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah domestik dan industri. Namun, adopsi Self Healing Concrete secara luas masih menghadapi tantangan seperti biaya produksi yang tinggi dan belum tersedianya standar teknis nasional. Dengan demikian, Self Healing Concrete memiliki prospek besar sebagai material konstruksi masa depan, terutama untuk infrastruktur yang sulit dijangkau untuk pemeliharaan rutin.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-06-13