Pendekatan Geoteknik Adaptif untuk Infrastruktur Jalan di Tanah Lunak: Studi Kasus Km 28 Batuah, Kukar
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan jalan pada tanah lunak di KM 28 Desa Batuah, Kabupaten Kutai Kartanegara, dengan pendekatan geoteknik berbasis nilai California Bearing Ratio (CBR), penurunan tanah (settlement), dan stabilitas lereng. Metode penelitian meliputi investigasi lapangan, pengambilan sampel tanah, serta pengujian laboratorium untuk memperoleh parameter tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanah dasar didominasi oleh lempung lunak dengan nilai CBR sebesar 3-5%, yang menunjukkan kondisi subgrade tidak layak. Analisis settlement berdasarkan teori konsolidasi menunjukkan penurunan teoritis sebesar ±45 cm, sedangkan kondisi lapangan mencapai 30-80 cm, yang mengindikasikan deformasi berlebih. Selain itu, analisis stabilitas lereng menunjukkan faktor keamanan kurang dari 1 pada kondisi jenuh, sehingga berpotensi mengalami longsor. Temuan ini menunjukkan bahwa kerusakan jalan dipengaruhi oleh kombinasi tanah lunak, beban lalu lintas, dan kondisi drainase yang tidak optimal. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan tanah dan sistem drainase untuk meningkatkan kinerja dan ketahanan jalan.
