Analisis Modulus Reaksi Tanah Lapisan Sub Ballast pada Proyek Pembangunan Jalur Ganda KA Elevated Antara Solo Balapan-Kadipiro
Abstract
Proyek pembangunan jalur ganda kereta api elevated antara Solo Balapan sampai Kadipiro merupakan bagian strategis dalam pengembangan jaringan kereta api yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan efisiensi transportasi kereta api di wilayah Surakarta. Lapisan sub ballast berfungsi menyalurkan beban dari rel ke tanah dasar dan harus mampu menahan beban dinamis yang tinggi akibat frekuensi perjalanan kereta yang padat. Dengan pengujian plate bearing yang bertujuan mengukur modulus reaksi tanah (K) lapisan sub ballast secara langsung demi memastikan kestabilan jalur rel selama operasional serta meminimalkan risiko penurunan atau deformasi jalur. Hasil pengujian diperoleh nilai K sebesar 232,1 MN/m3 hingga 240,8 MN/m3, hasil tersebut melampaui spesifikasi teknis minimum sebesar 110 MN/m3, menunjukkan lapisan sub ballast kuat dan mendukung beban kereta api secara optimal. Proyek jalur ganda ini penting untuk meningkatkan kapasitas, efisiensi, keselamatan, dan estetika transportasi di wilayah strategis Surakarta serta memastikan ketahanan dan keberlanjutan infrastrukturnya.
