Rasio Kebutuhan Besi Tulangan dan Bekisting pada Pekerjaan Struktur Beton Bertulang Gedung 2 Lantai

Authors

  • Ferianto Raharjo Universitas Atma Jaya Yogyakarta
    Indonesia

Abstract

Akurasi estimasi biaya pekerjaan struktur beton bertulang akan tergantung pada akurasi estimasi volume pekerjaan besi tulangan, bekisting, dan beton. Pada tahap perencanaan awal, untuk dapat melakukan estimasi secara cepat, akurat, dan wajar, dibutuhkan parameter berupa angka rasio yang akan digunakan untuk memprediksi kebutuhan besi tulangan dan bekisting. Penelitian ini bertujuan memperoleh angka rasio kebutuhan berat besi tulangan dan luas bekisting terhadap volume beton pada setiap elemen pekerjaan struktur beton bertulang bangunan gedung 2 lantai. Analisis dilakukan pada tahapan perancangan dan perencanaan dengan menggunakan data berupa dokumen Detailed Engineering Design (DED) dan Bill of Quantity (BoQ) dari tiga proyek pembangunan gedung 2 lantai. Rasio dihitung dengan membandingkan total berat besi dan total luas bekisting terhadap total volume beton pada setiap jenis kelompok pekerjaan struktur beton bertulang. Berdasarkan hasil analisis pada tiga proyek pembangunan gedung tersebut, diperoleh rasio berat besi tulangan terbesar ada pada pekerjaan balok lantai 2 dengan nilai 256,87 kg/m3, dan rasio terkecil ada pada pekerjaan fondasi dengan nilai 104,46 kg/m3. Sedangkan rasio luas bekisting terbesar ada pada pekerjaan kolom lantai 2 dengan nilai 12,59 m2/m3, dan rasio terkecil ada pada pekerjaan fondasi dengan nilai 2,89 m2/m3.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-17