Penerapan Model Transportasi untuk Optimasi Biaya Alokasi Material pada Proyek Konstruksi Jalan
Abstract
Alokasi material pada proyek konstruksi jalan merupakan salah satu komponen biaya terbesar yang sering belum optimal akibat penggunaan metode konvensional. Oleh karena itu perlu adanya model transportasi untuk efisiensi biaya alokasi material. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan biaya minimum dan menentukan pola alokasi material agregat kelas A. Metode yang digunakan adalah model transportasi seimbang dengan North West Corner Rule (NWCR) sebagai solusi awal, method of multipliers untuk menguji optimalitas dan Loop Construction untuk memperoleh solusi optimal yaitu memperbaiki alokasi hingga tercapai biaya minimum. Data yang dianalisis meliputi volume kebutuhan material, kapasitas sumber, dan biaya transportasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini mampu menurunkan biaya distribusi material. Biaya alokasi material agregat kelas A mengalami penurunan biaya sebesar Rp. 34.671.000,- dengan efisiensi 0,607%. Dengan demikian, penerapan model transportasi efektif dalam mengoptimalkan alokasi material. Sebagai rekomendasi, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar perencanaan alokasi material untuk meningkatkan efisiensi biaya proyek.
