Analisis Kapasitas Lentur Pelat Pracetak dan Implikasinya terhadap Kinerja Sambungan Pelat-Balok
Abstract
Sambungan memegang peranan penting dalam kinerja struktural sistem beton pracetak, karena sambungan berfungsi mentransfer gaya geser, momen lentur, dan gaya aksial antar elemen struktur. Perilaku sambungan sangat dipengaruhi oleh kekuatan dan kekakuannya. Penelitian ini merupakan studi analitik numerik yang bertujuan untuk menganalisis kapasitas lentur pelat beton pracetak serta mengevaluasi implikasinya terhadap kinerja sambungan pelat balok. Analisis dilakukan untuk memperoleh kapasitas momen nominal dan kapasitas beban layan pelat. Selain itu, kapasitas geser sambungan dianalisis menggunakan tiga pendekatan, yaitu Japan Society of Civil Engineers (2017), American Association of State Highway and Transportation Officials (2020), dan fib Model Code 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelat memiliki kapasitas momen rencana sebesar 9,16 kNm dan kapasitas beban hidup sebesar 2,6 kN/m². Nilai tersebut memenuhi hanya memenuhi kebutuhan untuk bangunan rumah tinggal. Kapasitas geser sambungan yang diperoleh sebesar 18,55 kN, 28,47 kN, dan 50,7 kN, seluruhnya lebih besar dari gaya geser ultimit sebesar 9,16 kN, sehingga secara teoritis aman terhadap kegagalan geser global. Namun, keterbatasan kapasitas lentur pelat berpotensi meningkatkan risiko retak awal dan menurunkan kekakuan sistem, sehingga mengurangi efektivitas transfer momen pada sambungan. Hasil ini menegaskan pentingnya desain terintegrasi guna mencapai kinerja struktur yang aman dan optimal.
