Studi Eksperimental Pemanfaatan Abu Bonggol Jagung sebagai Substitusi Fly Ash pada Beton Geopolimer terhadap Kinerja Kuat Lentur
Abstract
Beton geopolimer merupakan material konstruksi ramah lingkungan yang dikembangkan sebagai alternatif pengganti beton berbasis semen Portland untuk mengurangi dampak emisi karbon dioksida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku kuat lentur beton geopolimer berbasis fly ash dengan substitusi abu bonggol jagung (ABJ). Variasi persentase substitusi ABJ sebesar 0%, 1%, 3%, dan 5% serta tingkat kehalusan lolos saringan No. 200 dan No. 300. Alkali aktivator yang digunakan adalah natrium hidroksida (NaOH) 14 molar dengan perbandingan NaOH : Natrium silikat (Na₂SiO₃) sebesar 1:3. Proses perawatan benda uji dilakukan menggunakan steam curing dan suhu ruang hingga umur 28 hari.
Hasil penelitian menunjukkan substitusi ABJ mampu meningkatkan nilai kuat lentur secara signifikan, terutama pada persentase substitusi yang lebih tinggi dan tingkat kehalusan yang lebih halus. Nilai kuat lentur optimum diperoleh pada variasi 5% ABJ lolos saringan No. 300 sebesar 5,22 MPa. Hasil ini menunjukkan bahwa peningkatan persentase dan kehalusan partikel ABJ berperan penting dalam meningkatkan kepadatan dan kinerja mekanik beton geopolimer. Dengan demikian, abu bonggol jagung berpotensi sebagai material alternatif ramah lingkungan dalam pengembangan beton geopolimer.
