Analisis Kekuatan Pelat Beton Precast dengan Menggunakan Kombinasi Beton Ringan dengan Foam Agent 3% dan Beton Normal
Abstract
Seperti diketahui, beban gempa yang bekerja pada struktur berbanding lurus dengan berat struktur. Untuk itu, pada beberapa dasawarsa terakhir, dikembangkan penggunaan elemen struktur dengan berat sendiri lebih ringan, seperti penggunaan beton ringan pada sistem pelat lantai. Didasari pemikiran tersebut, penelitian ini dilakukan dengan membuat pelat lantai kombinasi beton normal dengan beton ringan. Beton ringan dibuat dengan mencampurkan foam agent pada beton dengan prosentase 3 %. Benda uji berupa pelat dengan ukuran 125 x 40 x10 cm sebanyak 6 dengan rincian; (i) 3 benda uji PBFA dari full beton ringan, (ii) 3 benda uji PBNFA berupa kombinasi beton ringan dengan beton normal. Beton normal direncanakan memiliki mutu rencana 25 MPa pada umur 28 hari. Pengujian yang dilakukan berupa pengujian lentur. Hasil penelitian menunjukkan kuat-tekan beton normal diperoleh sebesar 25,408 MPa, dan beton ringan sebesar 12,534 MPa. Kekakuan pelat beton PBFA sebesar 221,9 N/mm dan PBNFA sebesar 340,4 N/mm. Kuat lentur pelat beton PBFA sebesar 0,935 kNm dan PBNFA sebesar 1.390 kNm. Dengan kuat lentur tersebut, diperoleh beban hidup maksimum yang mampu ditahan pelat beton PBFA sebesar 1,298 kN/m2 dan PBNFA sebesar 2,439 kN/m2. Hasil ini menunjukkan, pelat lantai ini cocok digunakan pada lantai gedung dengan beban hidup minimum 2,40 kN/m2.
