Pengaruh Variasi Pemakaian Metakaolin sebagai Pengganti Sebagian Semen terhadap Sifat Mekanis Beton SCC dengan Penambahan Fly Ash
Abstract
Kemajuan dalam material konstruksi menuntut inovasi di bidang beton, yang menggabungkan umur panjang, efisiensi, dan pertimbangan lingkungan, salah satunya adalah beton memadat mandiri (SCC), yang dapat memadatkan sendiri tanpa getaran, adalah salah satu kemajuan tersebut. Studi ini menganalisis dampak kandungan fly ash dan metakaolin terhadap sifat mekanik SCC, khususnya modulus elastisitas dan kekuatan tekannya. Penggunaan fly ash dan metakaolin sebagai alternatif pengganti semen dalam beton SCC diharapkan dapat mengoptimalkan kemampuan kerja beton segar, sehingga mempermudah aliran beton tanpa segregasi dan meningkatkan kekuatan tekannya. Fly ash dimasukkan dengan kadar tetap 20% berat semen, sedangkan metakaolin ditambahkan dalam variasi 2%, 3%, dan 4%. Uji kuat tekan, dan modulus elastisitas, dilakukan pada beton berumur 28 hari. Hasil penelitian ini didapatkan penambahan metakaolin dan fly ash ke dalam beton meningkatkan kekuatan tekannya hingga 38,3 MPa, untuk kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash. Peningkatan modulus elastisitas dikaitkan dengan peningkatan kekuatan tekan. Singkatnya, kombinasi 4% metakaolin dan 20% fly ash memberikan kinerja mekanik yang baik sekaligus selaras dengan pendekatan ramah lingkungan dalam konstruksi.
