Analisis Kinerja Simpang Apill menggunakan PKJI 2023 pada Simpang Lamper Majapahit Semarang
Abstract
Kemacetan merupakan permasalahan utama yang terjadi di kota-kota besar. Simpang adalah salah satu kawasan yang rawan akan kemacetan lalu lintas. Simpang yang menggunakan lampu lalu lintas sebagai kendali arus disebut dengan simpang APILL. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah membuat analisis kinerja simpang APILL menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Salah satu simpang di Kota Semarang yang sering terjadi kemacetan pada saat jam sibuk adalah simpang Lamper Majapahit. Simpang Lamper Majapahit memiliki 2 lengan mayor serta dua lengan minor dengan lebar pendekat 4 meter, 3,5 meter serta 3 meter. Simpang tersebut juga memiliki jumlah arus lalu lintas yang cukup tinggi (2639 kendaraan/jam, 2356 kendaraan/jam, 2138 kendaraan/jam serta 2095 kendaraan/jam) dan didominasi oleh sepeda motor. Besarnya waktu siklus pada simpang Lamper Majapahit adalah 172 detik. Hasil analisis menunjukkan bahwa panjang antrian hasil analisis pada lokasi studi yang sudah dilakukan adalah 183 meter dari arah Simpang Lima, 177 meter dari arah Pedurungan, 180 meter pada Jalan Gajah serta 177 meter di Jalan Lamper 177.
