Laporan Kasus: Proses Asuhan Gizi Terstandar pada Anak dengan Malignant Neoplasm of Testis Stadium IV Obs Penurunan Kesadaran dd Metastasis Otak, Anemia terkait Keganasan, Obstruksi Saluran Cerna, Trombositopenia, dan Hiponatremia
Abstract
Kanker testis pada anak merupakan kasus langka, dengan insiden 0,5-2 kasus per 100.000 anak per tahun. Penyakit ini disebabkan oleh testis tidak turun, disgenesis gonad, dan kelaurga yang menderita kanker memiliki risiko terkena kanker 10x lipat. Stadium IV menandakan penyebaran luas ke organ jauh, termasuk otak, yang dapat menyebabkan komplikasi berat seperti obstruksi saluran cerna, anemia, trombositopenia, dan hiponatremia. Pemberian asuhan gizi diharapkan mampu meningkatkan status gizi, mempercepat proses penyembuhan, serta menunjang keberhasilan terapi dan kualitas hidup pasien baik selama maupun setelah menjalani perawatan ongkologi. Penelitian ini dilakukan di RS M Purwokerto pada April 2025 dengan desain deskriptif kualitatif dengan nomor Ethical Clearance : 1.189 / VI / HREC / 2025. Asuhan gizi dilakukan selama empat hari, mencakup pemantauan asupan, parameter biokimia, serta kondisi fisik dan klinis pasien. Pasien menerima diet Tinggi Energi Tinggi Protein (TETP), dengan evaluasi sisa makanan menggunakan metode visual Comstock. Selama pemantuan terjadi peningkatan bertahap asupan energi, protein, lemak, dan karbohidrat, serta vitamin dan mineral utama, meskipun belum memenuhi kebutuhan gizi harian. Asuhan gizi terstruktur berkontribusi secara positif terhadap pemulihan klinis pasien, menekankan pentingnya intervensi gizi individual dalam mendukung penyembuhan dan keberhasilan terapi.


