Proses Asuhan Gizi Terstandar pada Pasien Post Op Ca Ovarium, Ascites, Anemia, Hipoalbuminemia, dan Gizi Kurang di RS X Surakarta
Abstract
Pendahuluan: Kanker ovarium merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas kanker pada perempuan di Indonesia, dengan beban komplikasi yang mencakup ascites, anemia, hipoalbuminemia, serta status gizi yang buruk. Proses asuhan gizi terstandar dilakukan dengan pemberian diet Tinggi Energi Tinggi Protein yang bertujuan untuk mempercepat pemulihan jaringan, serta mencegah terjadinya malnutrisi pada pasien pascaoperasi kanker.
Metode: Studi kasus dilaksanakan saat bulan Februari 2025 pada pasien rawat inap di RS X Surakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi selama dua hari yang meliputi domain asupan makan, fisik/klinis, biokimia, dan antropometri.
Hasil: Intervensi gizi dilakukan melalui pemberian diet tinggi energi dan tinggi protein dengan pembatasan garam, yang disesuaikan secara bertahap sesuai kondisi klinis pasien. Setelah dilakukan intervensi selama beberapa hari, asupan makan pasien meningkat hingga lebih dari 80% dari kebutuhan energi. Monitoring lanjutan menunjukkan perbaikan gejala klinis berupa penurunan nyeri, mual, dan sesak napas.
Simpulan: Penerapan asuhan gizi terstandar pada pasien ini menunjukkan efektivitas dalam memperbaiki asupan makan, mengurangi keluhan klinis, dan mempertahankan status gizi pasien selama perawatan. Intervensi diet tinggi energi dan protein rendah garam yang disesuaikan dengan kondisi klinis terbukti mendukung proses pemulihan secara menyeluruh.


