Asuhan Gizi pada Pasien Gagal Napas disertai Ketoasidosis Diabetik, Asidosis Metabolik, dan Pneumonia Sepsis di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten

Authors

  • M Muslikhatunnisa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Dwi Sarbini Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Mawar Lestari RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro
    Indonesia

Abstract

Pendahuluan: Ketoasidosis Diabetik (KAD) merupakan komplikasi serius dari Diabetes Mellitus (DM). KAD merupakan keadaan darurat yang mengancam jiwa dan dapat terjadi pada pasien DM tipe 1 dan tipe 2. Proses Asuhan Gizi dilakukan dengan pemberian diet rendah karbohidrat untuk mengurangi beban pernafasan. Pasien dengan gagal napas membutuhkan asuhan gizi khusus untuk mempercepat penyembuhan. Proses asuhan gizi terstandar dilakukan dengan pemberian diet rendah karbohidrat untuk mendukung pemenuhan asupan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.
Tujuan: Untuk menggambarkan tata laksana asuhan gizi terstandar pada pasien gagal napas, ketoasidosis diabetik, asidosis metabolik, pneumonia dengan sepsis di RS Soeradji Tirtonegoro Klaten.
Metode: Studi kasus dilaksanakan pada pasien rawat inap di RS Soeradji Tirtonegoro. Pengambilan data dilakukan dengan observasi selama 8 hari pada domain asupan makan, fisik/klinis, biokimia dan antropometri.
Hasil: Intervensi gizi yang diberikan berupa diet rendah karbohidrat dengan bentuk makanan cair penuh diberikan melalui Nasogastric Tube (NGT) dengan frekuensi 5x200cc. Hasil intervensi menunjukkan fisik klinis mulai membaik, hasil laboratorium biokimia kadar gula darah mulai menurun, asupan pasien meningkat dari hari ke hari namun terdapat beberapa pemenuhan zat gizi makro yang belum mencapai target (<80%). Gejala sesak napas yang dirasakan pasien telah teratasi dan tidak terjadi perubahan status gizi pada pasien.
Kesimpulan: Pemulihan pasien pada kasus ini tergolong cukup cepat, hasil pemantauan fisik klinis mulai membaik, tidak terjadi perubahan status gizi, dan asupan makanan meningkat menuju target yang ditetapkan sehingga secara keseluruhan intervensi yang diberikan tercapai.

Downloads

Published

2025-08-29