Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Jumlah Anggota Keluarga, dan Pendidikan Ibu terhadap Status Gizi Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Colomadu I
Abstract
Pendahuluan: Masalah gizi pada balita masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Status gizi balita mencerminkan kualitas tumbuh kembang balita dan menjadi indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara pemberian ASI eksklusif, jumlah anggota keluarga, dan tingkat pendidikan ibu terhadap status gizi balita.
Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Instrumen penelitian ini yaitu wawancara. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan jumlah 40 ibu yang memiliki balita. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square.
Hasil: Berdasarkan hasil tabulasi silang, diketahui bahwa balita yang diberikan ASI eksklusif dan memiliki status gizi baik berjumlah 26 responden. Balita yang berasal dari keluarga kecil dan memiliki status gizi baik berjumlah 25 responden. Ibu dengan tingkat pendidikan setara SMA memiliki balita dengan status gizi baik sebanyak 16 responden. Hasil uji statistik menunjukkan p-value sebesar 0,707 (p > 0,05) untuk riwayat ASI eksklusif, p-value 0,008 dan 0,021 (p<0,05) untuk jumlah anggota keluarga dan pendidikan ibu balita terhadap status gizi balita.
Simpulan : Tidak terdapat hubungan ASI eksklusif terhadap status gizi balita, terdapat hubungan jumlah anggota keluarga dan pendidikan ibu balita terhadap status gizi balita.


