Pengembangan Media Edukasi berbasis Animasi mengenai Gagal Tumbuh pada Balita

Authors

  • Annisa Failasufa Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • M Muwakhidah Universitas Muhammadiyah Surakarta
    Indonesia
  • Asti Nugrahani Puskesmas Grogol
    Indonesia

Abstract

Pendahuluan: Angka kejadian berat badan naik yang rendah pada balita ini merupakan masalah yang dianggap penting untuk diperhatikan, sehingga memerlukan adanya edukasi tentang gagal tumbuh pada balita. Video animasi dapat digunakan sebagai media edukasi untuk meningkatkan pemahaman mengenai gagal tumbuh pada balita. Media ini dianggap efektif dalam membantu peningkatan pengetahuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media edukasi berbasis animasi guna meningkatkan pengetahuan pada ibu balita terkait gagal tumbuh.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RnD) dengan tahapan analisis, perencanaan, pengembangan, dan implementasi. Subjek penelitian meliputi 3 ahli materi, 3 ahli media, 3 uji coba, serta 30 sasaran, sementara objek utama penelitian adalah video animasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, sedangkan validasi konten dengan CVI.
Hasil: Berdasarkan hasil validasi, media tersebut memperoleh penilaian layak dari para validator, dengan rata-rata skor 4,3. Nilai CVI yang diperoleh adalah 1, menunjukkan penilaian ahli materi bahwa isi materi dalam media tersebut relevan. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan pengetahuan, dengan rata-rata skor pretest sebesar 66,7 dan posttest sebesar 90, yang berarti terjadi peningkatan sebesar 35%.
Simpulan: Media edukasi berbasis animasi dinilai layak digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dalam meningkatkan pengetahuan terkait gagal tumbuh pada ibu balita.

Downloads

Published

2025-08-29